Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Khofifah: Revitalisasi Sekolah Wujudkan Ruang Belajar Aman dan Sehat

15 Mei 2026 | Jumat, Mei 15, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-15T07:37:28Z

 


Serambiupdate.com 
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan hasil rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Kegiatan peresmian berlangsung di SMKN 1 Tulungagung.

 

Program tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp46,9 miliar yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Upaya ini dianggap penting dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan di kawasan selatan Jawa Timur.

 

Menurut Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur , revitalisasi sekolah bukan hanya sebatas renovasi gedung, melainkan langkah untuk menciptakan ruang belajar yang aman, sehat, dan layak bagi para pelajar.

 

“Generasi muda Jawa Timur perlu memperoleh fasilitas belajar yang aman dan sehat sebagai bentuk penghormatan terhadap masa depan bangsa,” ujar Khofifah Indar Parawansa dalam acara peresmian.

 

Kabupaten Tulungagung menjadi daerah dengan alokasi anggaran terbesar, mencapai Rp23,2 miliar yang diperuntukkan bagi 20 institusi pendidikan. Sementara itu, Kabupaten Trenggalek memperoleh Rp8,5 miliar untuk 11 sekolah dan Kabupaten Pacitan menerima Rp15,1 miliar bagi 13 lembaga pendidikan.

 

Program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, toilet, ruang praktik siswa, hingga ruang keterampilan bagi SLB. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai fasilitas pendidikan yang memadai berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus membentuk karakter peserta didik.

 

Khofifah menyebut pendidikan sebagai solusi utama dalam memutus lingkaran kemiskinan. Untuk itu, penguatan investasi di sektor pendidikan dipandang penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

“Setiap anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan pada dasarnya bukan sekadar pengeluaran, melainkan investasi terbaik demi masa depan generasi muda,” ujar Khofifah.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah bertujuan membangun lingkungan pendidikan yang lebih unggul dan kompetitif.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah bertujuan membangun lingkungan pendidikan yang lebih unggul dan kompetitif.

 

“Setiap tahun, fasilitas pendidikan perlu terus ditingkatkan agar mutu pembelajaran semakin baik dan siswa semakin termotivasi,” ujarnya.

 

Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan bahwa kolaborasi antarlevel pemerintahan menjadi kunci penguatan mutu pendidikan di daerah.

 

Selain peresmian melalui penandatanganan prasasti revitalisasi sekolah, kegiatan tersebut juga melibatkan penyerahan bantuan biaya pendidikan untuk 30 siswa SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, serta Pacitan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu siswa melanjutkan pendidikan di tengah tantangan ekonomi.

 

adp

=