Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini adalah Ahmad Hisyam Muharam, Arya Ihwal Setiadi, Aura Khalisha Kamiliya, Ikbal Fadilah, Ina Siti Fatimah, Jihan Afifah, Jihan Sabila Hasanah, Keisha Dinillah Kaffah, Melani Shofiyatin, Muafi Herdian, Nailil Muna Meiliya, Norma Yolanda, dan Putri Riski Wulandari.
Selama kurang lebih dua pekan, mahasiswa menjalankan berbagai program kolaboratif yang mencakup bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, literasi digital, pariwisata, hingga pengembangan green economy berbasis potensi lokal masyarakat.
Kegiatan KKN-DIK diawali dengan pembukaan resmi di Kecamatan Leuwidamar dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat Desa YASMUI, termasuk Abah Sudin selaku pengelola Yayasan YASMUI. Dari proses awal tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa Desa YASMUI merupakan kawasan binaan bagi para mualaf dari Suku Baduy yang memilih keluar dari komunitas adat, sehingga pendekatan sosial dan budaya menjadi landasan utama dalam pelaksanaan program.
Pada bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan pendampingan pembelajaran di RA Nurul Ilmi melalui program SIGAP (Sinergi Guru dan Mahasiswa Pengajar). Kegiatan ini menerapkan media pembelajaran interaktif seperti fun thinkers book, monolog Islami, serta English fun learning dengan tema classroom objects.
Mahasiswa juga menghadirkan poster edukatif anak usia dini sebagai media pengenalan nilai karakter, kebiasaan baik, dan pengetahuan dasar agama. Program ini disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar dengan konsep bermain sambil belajar secara kreatif dan menyenangkan.
Di sektor ekonomi, mahasiswa memberikan edukasi penggunaan dompet digital serta penerapan pembayaran QRIS kepada pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital dan memperluas akses transaksi non-tunai. Meski tidak seluruh pelaku usaha langsung mengadopsi inovasi tersebut, pendekatan persuasif dan berkelanjutan tetap dilakukan sesuai dengan kondisi sosial masyarakat setempat.
Pemberdayaan ekonomi kreatif juga diwujudkan melalui pelatihan pembuatan buket kreatif bagi ibu-ibu pengajian Desa YASMUI. Pelatihan ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan karena dapat dikembangkan dengan modal relatif kecil namun bernilai jual tinggi, terutama untuk kebutuhan wisuda dan berbagai acara perayaan.
Pada bidang lingkungan dan pariwisata, mahasiswa menginisiasi pembuatan Papan Kenangan YASMUI serta pengembangan program green economy melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini dilaksanakan dengan pendampingan Aki Pantun selaku tokoh masyarakat setempat yang memberikan arahan mengenai pengolahan lahan dan teknik penanaman sesuai kondisi lingkungan. Pemanfaatan ban bekas sebagai media tanam menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa menyusun ETG Book (English for Tour Guide), yakni buku panduan bahasa Inggris sederhana bagi pemandu wisata Baduy Luar. Buku ini diharapkan dapat membantu pemandu lokal berkomunikasi secara lebih efektif dengan wisatawan mancanegara.
Sebagai bagian dari promosi visual desa, mahasiswa menghadirkan program Pojok Kenangan Desa YASMUI, yaitu spot dokumentasi sederhana bagi masyarakat dan pengunjung yang sekaligus berfungsi sebagai media promosi potensi desa melalui visual.
Puncak kegiatan KKN-DIK ditandai dengan peresmian program green economy dan Papan Kenangan YASMUI yang disambut hangat oleh masyarakat. Prosesi pemotongan pita dilakukan bersama tokoh masyarakat sebagai simbol keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa dan warga. Suasana haru dan kekeluargaan terasa saat mahasiswa berpamitan, disertai pesan dari warga agar silaturahmi tetap terjaga meskipun kegiatan KKN telah berakhir.
Melalui KKN-DIK ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar tentang empati, kerja sama, serta penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya masyarakat. Sinergi antara Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Ekonomi menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin mampu menghadirkan pengabdian yang bermakna dan berkelanjutan.
Kegiatan KKN-DIK Kolaborasi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Ekonomi FKIP UHAMKA Tahun 2026 resmi ditutup dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Seluruh program yang dilaksanakan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa YASMUI sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan sosial.

