Serambiupdate.com - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) bersama Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ditjen Saintek, Kemdiktisaintek RI menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penerapan Pembelajaran Transformatif di Aston Priority Simatupang Hotel, Jakarta, pada Sabtu–Senin (16–18/5).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Gunawan Suryoputro
selaku Rektor Uhamka, Akbar Nadjar Hendra selaku Ketua Lembaga Pemeringkatan,
Urusan Internasional, dan Kerja Sama Uhamka, Prof. Herri Mulyono selaku Ketua
Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Publikasi Uhamka, Prof. Ahmad
Najib Burhani selaku Direktur Jenderal Sains dan Teknologi RI, Prof. Ardi
Findyartini selaku Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif di
Ditjen Saintek, Kemdiktisaintek RI, serta para dosen peserta pelatihan.
Prof. Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka menuturkan
bahwa Uhamka bekerja sama dengan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran
Transformatif, Ditjen Saintek, Kemdiktisaintek RI dalam menyelenggarakan
pelatihan ToT bagi dosen perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kerja sama ini
ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di antara
kedua belah pihak.
“MoU ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran
transformatif yang nantinya akan diterapkan oleh dosen Uhamka. Sebelumnya kami
juga telah melakukan berbagai kerja sama seperti workshop dan pelatihan
akademik lainnya,” tutur Prof. Gunawan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Uhamka dalam
mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang
Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas dosen
dan penguatan sistem pembelajaran inovatif di perguruan tinggi.
Sementara itu, Prof. Ardi Findyartini selaku Direktur
Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif di Ditjen Saintek,
Kemdiktisaintek RI, mengungkapkan bahwa kegiatan training of trainers bagi
dosen ini sangat penting untuk mendukung penerapan pembelajaran transformatif
di pendidikan tinggi.
“Kami sangat berterima kasih karena Uhamka sudah bermitra
dengan Kemdiktisaintek, khususnya Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran
Transformatif, untuk menghasilkan para trainer yang nantinya akan melatih
dosen-dosen di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Ardi.
Pelatihan ini turut mendukung implementasi SDGs poin ke-17
tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan
tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Di kesempatan yang sama, Neneng Khofido selaku Ketua Tim
Model Pembelajaran Transformatif menyampaikan alasan menjadikan Uhamka sebagai
mitra kerja sama karena telah terakreditasi unggul. Selain itu, Uhamka juga dinilai memiliki
pelayanan, integritas, dan profesionalitas yang baik.
“Alhamdulillah,
yang sudah terlaksana adalah pelatihan ToT yang nantinya akan menjadi
fasilitator bagi dosen perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,”
ungkap Neneng.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
