Serambiupdate.com - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Badan Pembinaan, Pengembangan Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni (BPPKKA) menggelar Industrial Gathering dengan tema Sustainable Practices Workshop: From Theory to Industry Application di Aula FEB Uhamka, Selasa (12/5).
Berlangsung interaktif, acara ini dihadiri oleh Prof. Gunawan
Suryoputro Rektor Uhamka, Muhammad Dwifajri Wakil Rektor IV Uhamka, Sugiono
Kepala BPPKKA Uhamka, Dekan dan Wakil Dekan dari sejumlah fakultas di Uhamka, serta
sejumlah partner company dari Industrial Gathering.
Dalam sambutannya, Rektor Uhamka, Prof. Gunawan Suryoputro
menyinggung, program studi merupakan garda terdepan dalam menyiapkan sumber
daya manusia yang unggul karena memiliki peran langsung dalam pengembangan
kurikulum.
“Oleh karena itu, kerja sama antara institusi pendidikan dan
dunia industri menjadi sangat penting sebagai bentuk evaluasi dan penyesuaian
kurikulum, sehingga kolaborasi antara universitas dan mitra industri bukan lagi
sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan,” lanjutnya.
Selanjutnya, Sugiono, Kepala BPPKKA Uhamka menyebut Industrial
Gathering ditujukan untuk memperkuat sinergi dan link and match
antara dunia industri dengan akademisi melalui konsep triple helix, yang
melibatkan unsur akademisi, bisnis, dan pemerintah.
“Diharapkan output dari kegiatan ini dapat
menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri
saat ini,” tuturnya.
Di lain hal, Aldi Wahyu Fauzan, Alumni FEB Uhamka, yang saat
ini menjadi Human Capital and General Affairs Managers di PT Handa Teknologi
Indonesia, mengungkapkan, pengalaman selama menempuh pendidikan di Uhamka
menjadi fondasi penting dalam membangun kompetensi profesional dan kemampuan
beradaptasi di lingkungan industri yang terus berkembang.
Ia juga menangkap insight yang baik dari kegiatan ini.
Menurutnya, Industrial Gathering memberikan pandangan dan koneksi baru bagi
para peserta, khususnya yang berkecimpung di dunia industri.
“Kegiatan Industrial Gathering ini memberikan banyak insight
positif, khususnya terkait perkembangan dunia industri yang menjadi tantangan
bagi dunia pendidikan. Terimakasih kepada Uhamka yang terus menjadi media yang
menjembatani dunia pendidikan dan industri, baik selama masa saya menjadi
mahasiswa, hingga penerus Hamka Muda selanjutnya," terang Aldi.
Acara ini dihadiri oleh 13 perusahaan yang bergerak di
berbagai bidang, seperti edutech, multifinance, hingga human capital services.
Melalui kegiatan ini, Uhamka terus berkomitmen menjadi jembatan penghubung
antara mahasiswa dan dunia industri melalui berbagai program kolaborasi,
seperti magang, kuliah praktisi, hingga kerja sama dengan berbagai perusahaan
dan mitra industry, sebagai impelementasi Uhamka dalam mewujudkan SDGs 9
Industri, Inovasi dan Infrastruktur dan SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim.
