Serambiupdate.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa
Peta Jalan Bersama ASEAN-SEAMEO tentang pendidikan
dan pengasuhan anak usia dini di Asia Tenggara memuat tujuh aspek utama yang
harus dipenuhi pemerintah.Tujuh aspek tersebut meliputi peningkatan akses dan kualitas
layanan pendidikan anak usia dini, penguatan sumber daya manusia seperti guru
dan tenaga pendidik, serta perluasan kemitraan. Hal ini dinilai penting karena
sebagian besar lembaga PAUD di Indonesia dikelola oleh pihak swasta sehingga
membutuhkan kolaborasi yang kuat.
Selain itu, roadmap juga menekankan penguatan pola
pengasuhan, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta dukungan pendanaan
dari berbagai sumber, baik pemerintah pusat, daerah, maupun desa. Pemanfaatan
teknologi telah mulai diterapkan melalui penyediaan perangkat interaktif
digital di puluhan ribu lembaga PAUD.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menyebut
roadmap ini menjadi acuan penting dalam pengembangan layanan PAUD yang lebih
menyeluruh, dalam mengembangkan sektor Pendidikan PAUD di Kawasan Asia Tenggara.
“Peta jalan ini dirancang tidak hanya sebagai komitmen
regional, tetapi juga sebagai panduan teknis yang dapat diimplementasikan dalam
kebijakan dan program di tiap negara. Dengan pendekatan lintas sektor yang
mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, dan perlindungan anak, diharapkan
pengembangan PAUD di Asia Tenggara dapat berjalan lebih terintegrasi dan
berkelanjutan,” ucap Gogot.