Notification

×

Iklan

Iklan

Tim Dosen Uhamka FTII Sosialisasikan Kesehatan Holistic, Gabungkan Pengobatan Medis dan Tradisional

Rabu, 10 Januari 2024 | 1/10/2024 09:35:00 AM WIB | Last Updated 2024-01-10T05:02:48Z


 Serambiupdate.com - Tim dosen Fakultas Teknik Industri dan Informatika (FTII) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melakukan pengabdian masyarakat dengan mengadakan Bakti Sosial (BAKSOS) Kesehatan holistic untuk warga Perumahan Mekarsari Cimaggis Depok  (16/12).

 

Kegiatan dihadiri oleh Sofia selaku dosen Fakultas Teknik Industri dan Informatika (FTII) Uhamka juga ketua dari tim pengabdian, dan tim yang beranggotakan Dewi Novita dari Fakultas Kedokteran (FK) Uhamka dan  Kun Fayakun dari Teknik Elektro FTII Uhamka dan 3 anggota lainnya yang berasal dari Teknik elektro dan Teknik informatika, Hardiyanto selaku perwakilan mitra Green Medicine Institute (GMI), dan Arief sebagai ketua DKM Masjid Asy-Syakirin, anggota DKM Masjid Asy-Syakirin, serta 115 warga Mekarsari sebagai peserta bakti sosial.

 

Sofia selaku ketua tim yang merupakan dosen FTII Uhamka menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam rangka berbagi pengetahuan ke Masyarakat Mengenai BAKSOS kegiatan sosial pengobatan holistic untuk menjaga Kesehatan secara medis dan herbal seperti berbekam dan terapi Listrik.  Manfaat yang dapat diambil, Mensosialisakan Kesehatan mengikuti  sunah rasul melalui pengobatan holistic.

 

“Pengobatan Holistic merupakan pengobatan perpaduan antara barat dan timur yang dapat dipertanggung jawabkan secara medis yang melibatkan keseimbangan kerja fisik, mental dan emosional. Perpaduan  Pengobatan secara medis dan tradisional sangat di perlukan saat ini. Ketergantungan akan obat-obatan  kimia secara medis  akan memberi efek samping dalam jangka Panjang. Masyakat diharapkan dapat melakukan  berbekam dan terapi Listrik sebagai alternatif pengobatan secara medis dan sesuai dengan pengobatan thibbun Nabawi seperti konsumsi kurma, habatusaudah, madu dan berbekam seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW,“ jelas Sofia.

 

Dilain pihak, Hardiyanto selaku perwakilan Mitra GMI mengutarakan bahwa pengobatan thibbun nabawi semakin berkembang dengan banyak nya antusias warga hingga 115 peserta baksos mengikuti kegiatan ini dengan harapan kegiatan ini dapat bisa rutin dilaksanakan.

 

“Para warga begitu sangat bersemangat dan antusias mengikuti jalannya kegiatan dari pengarahan materi hingga jalan nya kegiatan berbekam dan terapi listrik, diharapkan Kesehatan ini dapat dilakukan sebulan sekali secara rutin untuk dapat memelihara kesehatan dan pengobatan  penyakit,”ujar Hardiyanto.

=