Notification

×

Iklan

Iklan

Perangi Hoaks dan Fitnah, FISIP Uhamka Gandeng MediaLink Berikan Pelatihan Kepada Mahasiswa

Kamis, 25 Januari 2024 | 1/25/2024 04:09:00 PM WIB | Last Updated 2024-01-25T09:09:15Z


Serambiupdate.com
 - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Kelas Cek Fakta dengan tema Terwujudnya Kalangan Muda yang Perduli dan Ambil Bagian Menjadi Agen dalam Terciptanya Komunitas Masyarakat yang Sadar akan Informasi di Aula Lt. 4 Kampus Uhamka Limau, Kamis (25/1).

Acara ini dihadiri oleh Tellys Corliana Dekan FISIP Uhamka, Titin Setiawati Kepala Laboraturium Ilmu Komunikasi FISIP Uhamka, Ahmad Faisol Direktur Eksekutif Perkumpulan Media Lintas Komunitas (MediaLink) Indonesia, Silma Sulfia Agbas dari Masyarakat Anti Fitnah (Mafindo) Indonesia sebagai narasumber, dan peserta Workshop.

Tellys Corliana Dekan FISIP Uhamka menyatakan bahwa FISIP Uhamka dan MediaLink telah banyak melakukan kolaborasi berkemajuan. Workshop Kelas Cek Fakta ini merupakan kali ketiga Uhamka dan MediaLink bekerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi. Ia juga menyebutkan peran penting mahasiswa sebagai pengguna aktif sosial media dalam mengedukasi masyarakat akan bahaya hoax dan penggunaan sosial media yang baik dan benar.

“Ini merupakan kali ketiga kami bekerjasama dengan MediaLink untuk membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan dengan cara meliterasi teman, keluarga, hingga masyarakat tentang bahaya hoax. Kami juga menyadari bahwa mahasiswa Uhamka ini berasal dari generasi Z.  Mereka menjadi digital native yang banyak menggunakan sosial media, maka diharapkan mereka dapat mengedukasi tentang penggunaan sosial media yang baik dan benar," ujarnya.

Ahmad Faisol selaku Direktur Eksekutif Perkumpulan Media Lintas Komunitas Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ketiga kalinya Uhamka dengan Medialink bekerjasama dalam menekan penyebaran hoaks di media informasi Indonesia lewat mengajak generasi muda dari kalangan mahasiswa untuk menjadi agen perubahan anti hoaks.

“Kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya Kerjasama antara FISIP Uhamka dan Medialink dalam memberikan pelatihan Anti Hoaks. Dampak hoaks akan mengakibatkan perpecahan dan membuat kecurigaan dan ketidak percayaa antar individu di Masyarakat. Kita mengutamakan generasi muda sebagai agen perubahan dalam memerangi hoaks melalui literasi digital anti hoaks,” ujar Ahmad Faisol.

Selain itu, Ahmad Faisol juga menyampaikan harapannya kepada Uhamka agar menjadi pelopor bagi universitas lainnya terutama yang berada dibawah persyarikatan Muhammadiyah dalam menekan dan memerangi informasi Hoaks yang marak terjadi di media informasi Indonesia.

“Kami berharap Uhamka dapat menginisiasi dan mempelopori kampus anti hoaks ke kampus Muhammadiyah yang lain sebagai Gerakan bersama dalam menekan penyebaran hoaks di media-media informasi Indonesia,” tutur Faisol.

Hanan selaku Ketua Pelaksana Kelas Anti Hoaks menyampaikan pemaparannya mengenai kegiatan Cek Fakta ini sebagai sarana bagi para generasi muda, terutama yang berada di kalangan mahasiswa dalam menguatkan literasi digital untuk membedakan informasi faktual dan hoaks agar dapat berperan sebagai rujukan informasi bagi Masyarakat.

“Kelas Cek Fakta ini untuk agar generasi zaman sekarang manjadi agen perubahan anti hoaks. Melalui kelas anti hoaks ini, materinya dapat kita pelajari sebagai rujukan dan juga nanti ada praktek langsung melalui diskusi grup dalam mengolah dan membedakan informasi yang faktual dan hoaks,” ucap Hanan.

=