Notification

×

Iklan

Iklan

Tim Dosen FFS Uhamka Edukasi Titik Kritis Halal kepada Siswa SMA Muhammadiyah 11 Jakarta

Minggu, 31 Desember 2023 | 12/31/2023 09:35:00 AM WIB | Last Updated 2024-01-02T02:36:51Z

 


Serambiupdate.com
Dosen Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof. DR .HAMKA (Uhamka) melalui melalui Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaaan Masyarakat (LPPM) dan Pusat Kajian Halal Uhamka melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi halal, pemilihan produk pangan dan kosmetik halal serta mempelajari titik kritis dari masing-masing produk di SMA Muhammadiyah 11 Jakarta, Selasa (11/12).

 

Kegiatan ini diketuai dan beranggotakan dari dosen FSS Uhamka diantaranya Adia Putra Wirman, Hurip Budi Riyanti, dan Nurul Azmah Nikmatullah.

 

Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai halal lifestyle dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa antusias dengan kegiatan tersebut, mereka berharap kegiatan seperti ini sering dilakukan. Sehingga kegiatan pengabdian seperti ini membawa dampak yang baik jika bisa dilaksanakan oleh semua pihak sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sadar halal.

 

Nurul Azmah Nikmatullah selaku ketua pelaksana mengatakan edukasi titik kritis halal merupakan langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat untuk memilih makanan yang sudah halal. Siswa SMA Muhammadiyah 11 Jakarta kurang informasi mengenai titik kritis sebuah makanan dan kosmetik. Padahal selain makanan tersebut bernutrisi juga harus halal, sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 168.

 

“Sekolah sangat berperan penting dalam kelancaran acara, dalam acara ini saya difasilitasi oleh Ibu Rosita Sari  selaku kepala sekolah. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias. Peserta dapat menerima dan memahami materi yang diberikan, evaluasi ini diperoleh dari hasil pre test dan post test yang kami berikan sebelum dan sesudah acara, terdapat peningkatan nilai dari setiap peserta yg mengikuti edukasi ini," ujarnya.

=