Notification

×

Iklan

Iklan

Siap Berdaya Saing Global, SD Muhammadiyah Karangkajen melakukan MoU dengan Sekolah Luar Negeri

Rabu, 23 Agustus 2023 | 8/23/2023 02:11:00 PM WIB | Last Updated 2023-08-23T07:11:54Z

 


Serambiupdate.com 
- SD Muhammadiyah Karangkajen dengan sekolah di luar negeri sudah lama melakukan Program lawatan dan kerja  sama . Namun sempat terhenti karena Covid 19.

 

Novia Nuryany, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta mengatakan Program ini diberi nama Education Culture Visitation (ECV) dengan harapan siswa dapat mengambil budaya-budaya positif di beberapa negara.

 

“Kegiatan lawatan ini menjadi pengalaman yang sangat luar biasa, dalam rangka membentuk karakter positif dalam pribadi masing-masing siswa. Sebagai calon penerus bangsa maka hal ini akan membuka cakrawala pemikiran kearah lebih baik, untuk kemajuan Indonesia” tutur Novia.

 

Novia mengatakan, Kegiatan MoU dan lawatan ke luar negeri sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) pendidikan Muhammadiyah sampai dengan 2045. Di dalam RPJP tersebut memberikan mandat kepada sekolah untuk melaksanakan Tata kelola pendidikan unggul yang berdaya saing global. Berdaya saing global mengharuskan pendidikan Muhammadiyah harus mendunia dan bisa bersaing dari segi ilmu pengetahuan dengan sekolah lain di dunia.

 

“Untuk menuju sekolah berdaya saing global, maka kita perlu mengenal dan mengambil ilmu dari sekolah lain di luar Indonesia. Beberapa waktu yang lalu SD Muhammadiyah Karangkajen melakukan kunjungan dan lawatan ke luar negeri. Lawatan ini diikuti sejumlah siswa SD Muhamamdiyah Karangkajen. Kegiatan lawatan ini dilaksanakan bersama dengan beberapa sekolah Muhamamdiyah di Kota Yogyakarta. Kunjungan dilakukan di dua negara yaitu Malaysia dan Singapura. Sekolah yang dituju adalah Sekolah Kebangsaan Temin, Jerantut, Pahang, Malaysia. Selama di Sekolah Kebangsaan Temin, siswa saling menampilkan kesenian daerah masing-masing, selain itu siswa diajak merasakan pembelajaran di negara Malaysia. Selain itu antar sekolah juga melakukan penandatangan MoU kerja sama. Selama 5 hari siswa diajak belajar tentang kebersihan, kedisiplinan, perkembangan IPTEK dan penataan kota di negara Malaysia dan Singapura,” tambah Novia.


adp

=