Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak Perekonomian Indonesia Selama Pandemi Covid-19

22 April 2021 | Kamis, April 22, 2021 WIB | Last Updated 2021-04-22T00:15:43Z


(Rindiyani Astuty/Mahasiswa Perpajakan FEB Uhamka)

Serambiupdate.com Covid-19 (Coronavirus disease 2019) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang pertama kali terjadi di kota Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019 dan sejak saat itu virus ini menyebar keseluruh dunia. Dalam kondisi saat ini, virus corona bukanlah wabah yang bisa kita abaikan begitu saja, menurut analisis kedokteran virus corona adalah virus yang cukup berbahaya dan mematikan. Di tahun 2020 ini, perkembangan penyebaran virus corona cukup signifakan karena penyebarannya sudah meluas keseluruh dunia termasuk Indonesia.

 

Munculnya virus corona ini sangat berdampak terhadap sektor-sektor di Indonesia khususnya pada sektor ekonomi. Maka dari itu, pemerintah perlu mengambil langkah yang paling efektif untuk menangani permasalahan perekonomian Indonesia agar tetap stabil. Dampak yang dialami oleh perekonomian Indonesia yaitu:

1. Pengangguran Meningkat

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnakes) per 7 April 2020. Akibat pandemic covid-19, tercatat sebanyak 39.977 perusahaan di sektor formal yang memilih merumahkan, dan melakukan PHK kepada para pekerjanya. Sementara itu, jumlah perusahaan dan tenaga kerja terdampak di sektor informal adalah sebanyak 34.453 perusahaan dan 189.452 orang pekerja.

 

Namun, dalam catatan kebijakannya, tim riset SMERU menyebutkan bahwa angka ini belum menggambarkan tingkat pengangguran secara keseluruhan karena belum memasukkan pengangguran dari sektor informal dan Angkatan kerja baru yang masih menganggur.

 

2. Menurunnya Sektor Perdagangan Indonesia

Tiongkok merupakan mitra terbesar bagi Indonesia. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat nilai ekspor dan impor Indonesia-Tiongkok menuun pada Januari 2020. Hal tersebut dipengaruhi oleh wabah virus corona. BPS menyatakan ekspor ke Tiongkok turun sebesar 12,07% sedangkan nilai impor nya menurun sebesar 2,71%.

 

3. Terganggunya Mekanisme Pasar

Terganggunya perekonomian Indonesia akibat covid-19 ini juga terjadi pada mekanisme pasar yang mana dapat melenyapkan surplus ekonomi yang berpengaruh pada permintaan dan penawaran. Aspek vital ekonomi yaitu supply, demand dan suppy-chain. Apabila ketiga aspek tersebut terganggu maka akan terjadi krisi ekonomi di berbagai lapisan masyarakat Indonesia secara merata. Kelompok masyarakat yang paling rentan terkena dampak ekonomi akibat pandemic covid-19 ini adalah masyarakat dengan pendapatan yang dihasilakan dari pendapatan harian.

=