Notification

×

Iklan

Iklan

Penggurangan Plastik dalam Keseharian

Rabu, 18 Mei 2022 | Rabu, Mei 18, 2022 WIB | Last Updated 2022-05-18T02:06:00Z

 




Oleh : Aulya Febrianti

Mahasiswa Uhamka


Sampah plastik saat ini sangat merajala di dunia khusus di Indonesia, karena sampah plastic yang datang dari negara kita yang tercinta ini termasuk dalam penyumbang sampah plastik laut terbesar kedua di dunia. Sampah plastic menjadi polemik utama dalam pencemaran lingkungan, sifat sampah plastik yang sulit terurai membuat pencemaran lingkungan akan selalu meningkat. Sampah plastik membutuhkan puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai.

Pencemaran lingkungan yang disebabkan karena sampah plastik di Indonesia diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Hal ini terjadi karena terusnya bertambah industri-industri perdagangan yang menggunakan plastik sebagai kebutuhan sehari-hari, peningkatan ini diperkiran menurut data yang ada akan meningkat sebanyak 5-7%.

Untuk saat ini pemerintah sudah mulai memperhatikan dan memiliki kepedulian yang lebih pada pencemaran lingkungan. Pemerintah mulai menetapkan pembatasan penggunaan sampah plastik secalin pakai pada masyarakat khususnya pada daerah Jakarta yang sudah ditetapkan pastik bahwa tidak boleh menggunakan plastik. 

Sudah banyak restoran-restoran siap saji, pusat perbelanjaa, bahkan pasar moder hingga pasar tradisional sudah mulai membiasakan para pembelinya untuk membawa kantong belanja sendiri dari rumah masing-masing. Walaupun saat pembelian pembeli tidak membawa  kantong belanjaan pembeli dapat menggunakan tas belanja yang disediakan pada pusat perbelanjaan tersebut. Hal ini perlu pembiasaan secara terus-menerus agar masyarakat terbiasa untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai. 

Adapun hal lain yang diperlakukan tempat-tempat minuman sebagai upaya untuk pengurangan plastic adalah pembelian tumblet minum atau membawa tempat minum sendiri dari rumah. Hal ini termasuk dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik dari gelas minum sekali pakai. Dengan para pembeli yang siap membawa tumbler penjual tidak perlu menggunakan gelas plastic lagi sebagai wadahnya. 


×
Berita Terbaru Update