Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa FKIP Uhamka Laksanakan Pembiasaan Pembelajaran dan Aktivitas selama Masa Daring di SMA Muhammadiyah 12 Jakarta

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10/06/2021 11:22:00 PM WIB | Last Updated 2021-10-06T16:22:53Z


Serambiupdate.com Tersebarnya virus Covid 19 memberikan dampak pada beberapa aktivitas manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Yang semula dilaksanakan secara tatap muka, kini mulai diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pendemi. Pemerintah menerapkan hal tersebut dengan tujuan untuk menghindari penularan covid – 19, sehingga mengakibatkan proses pembelajaran dan aktifitas yang dilakukan disekolah diberhentikan untuk sementara waktu.


Pembelajaran Jarak Jauh atau pembelajaran secara daring tentu memiliki perbedaan yang dirasakan oleh pihak terkait baik tenaga pendidik maupun peserta didik. Hal ini perlu adanya pembiasaan yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait mengenai aktivitas dan pembelajaran yang biasa dilakukan secara langsung, kemudian dialihkan secara online atau daring.


Pada Selasa (28/09/2021), beberapa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang dibimbing oleh bapak dosen Dr. Gufron Amirullah, M.Pd. terdiri dari 7 orang yaitu Nabilla Sinta Dewi, Walidah Awaliah, Ingrit Virgia Harmaini, Adinda Nur Maulida, Dessy Mutiara Syahbani, Fitri Diningsih, dan Zhafarina Hafizha telah melakukan kegiatan Pengenalan Lingkungan Prasekolah Tahap 1 (PLP 1) yang  dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 12 Jakarta yang berlokasi jl.kayu manis X No.57 RT 01/RW 09, kayu manis, kec. Matraman, kota Jakarta timur, daerah khusus ibukota Jakarta.


SMA Muhammadiyah 12 jakarta melakukan proses Pembelajaran Jarak Jauh mulai awal diberlakukannya edaran dari kemendikbud mengenai pembelajaran secara daring, hal ini tentu membuat para guru dan juga siswa harus belajar dari rumah, namun dengan begitu pihak sekolah SMA Muhammadiyah 12 Jakarta memberikan pelatihan kepada guru untuk menghadapi persiapan pembelajaran jarak jauh, mulai dari teknis hingga metode pembelajaran yang akan digunakan. Meskipun tidak mudah untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka virtual ini, tetapi para guru SMA Muhammadiyah 12 Jakarta tetap semangat untuk mengajar.


Pada kegiatan PLP 1 ini kami mewawancarai dua narasumber yaitu ibu Fitria Yeni, S. Si selaku wakil kepala sekolah bagian kurikukum dan bapak Rizky Rudiansyah, S.Pd selaku wakil kesiswaan di SMA Muhammadiyah 12 Jakarta.


"Perlu adanya adaptasi yang dilakukan baik dari siswa maupun guru, karena kondisi yang awalnya tatap muka di sekolah, kemudian tiba-tiba melakukan pembelajaran secara daring, oleh karena itu, kami meminta bantuan para guru khususnya para wali kelas agar mengarahkan para siswa-siswinya untuk mengerti kondisi dan tetap mau melakukan pembelajaran meski di rumah masing-masing melalui virtual zoom"  imbuh  Ricky Rudiansyah selaku Waka Kesiswaan SMA Muhamamdiyah 12 Jakarta.


Dan setelah melakukan wawancara tersebut kami menemuka sesuatu yang positif dan juga jarang dilakukan oleh sekolah-sekolah lain terkait pembiasaan pembelajaran dan aktivitas yang dilakukan selama dari era pandemi covid-19.


Dalam masa pendemi ini, pembiasaan positif pembelajaran daring yang dilakukan di sekolahnya SMA Muhammadiyah 12 terdapat literasi,  tadarus bersama yang selalu dilakukan pada awal kegiatan belajar. Kegiatan yang dimulai pada pukul 6.30 sampai dengan 7.00 wib ini wajib diikuti oleh seluruh peserta didik. Lalu pembiasaan positif lain yaitu 3s (senyum, salam, sapa) dan juga terdapat webinar dan psikotes yang selalu dilakukan secara berkala Sedangkan untuk para guru mengikuti kegiatan pembinaan Islam dan Muhammadiyah secara daring untuk meningkatkan kerohanian dan juga semangat motivasi mengaja. Sehingga, diharapkan baik guru ataupun peserta didik dapat melakukan kewajiban kewajibannya secara maksimal.


Lalu, kagiatan unik lain ialah berupa kegiatan kokurikuler. Adapun kegiatan kokurikuler dinamakan sebagai outing class virtual. Kegiatan yang awalnya direncanakan secara luring ini akan menuju ke dieng, PDM wonosobo, dan UM purwokerto. Akan tetapi, karna pandemi maka teknis pelaksanaanya diubah secara virtual. Kegiatan ini mengundang pembicara yang berasal dari PDM wonosobo dan UM purwokerto. Lalu untuk melakukan wisata ke dieng, SMA Muhammadiyah 12 Jakarta bekerjasama dengan travel yang dapat mendokumentasikan keadaan sekitar sana. Dan kegiatan ini tidak dipungut biaya.


Bapak Rizky Rudiansyah,S.Pd selaku wakil bagian kesiswaan menambahkan bahwasannya demi mendidik peserta didik yang berkualitas maka SMA Muhammadiyah 12 Jakarta selalu melatih bacaan quran dari peserta didik. Sehingga ketika lulus, paling tidak bisa membaca al quran. Karna misi dari SMA Muhammadiyah 12 Jakarta adalah menjadi sekolah yang beriman dan bertaqwa, juga unggul dalam pengetahuan dan teknologi, serta santun dalam berperilaku.

=