Pemkab Donggala juga meningkatkan kompetensi pendidik melalui kerja sama dengan Google Indonesia dalam program Google for Education. Dari 1.400 guru yang mengikuti seleksi, sebanyak 520 guru dari 16 sekolah lolos ke tahap lanjutan. Selain itu, 96 guru dan kepala sekolah dari 18 SMP lulus sertifikasi Google Certified Educator Level 2 untuk mengembangkan situs web sekolah dan pembelajaran interaktif.
Pemerintah daerah turut menyiapkan 18 sekolah tersebut menjadi sekolah rujukan Google. Di sisi lain, pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) terus dilakukan dengan investasi Rp350 miliar. Program ini menyediakan pendidikan gratis berstandar internasional, dengan kegiatan pembelajaran yang saat ini telah dimulai di lokasi transisi.
Taufik berharap berbagai program tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Donggala.
"Semoga melalui program ini, dapat meningkatkan kualitas SDM daerah serta memperluas jangkauan akses Pendidikan bagi seluruh generasi muda di Donggala," ucap Taufik.
Sementara itu, perwakilan rombongan studi tiru Kabupaten Banggai, Irma Labuan, menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperkuat kerja sama.
"Saya berharap kolaborasi berlanjut melalui pertukaran informasi pengelolaan sekolah, kerja sama antarkepala sekolah, dan pengembangan inovasi pembelajaran," ucap Irma.