Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Bandung Buka Ruang Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi bagi Generasi Muda

09 September 2026 | Rabu, September 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-10T01:19:20Z

 


Serambiupdate.com
- Pemerintah Kota Bandung memberikan kesempatan kepada generasi muda dari berbagai wilayah untuk mengakses pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi.

 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

 

Acara yang diselenggarakan Keluarga Masyarakat Aceh Bandung (Kamaba) itu berlangsung di Gedung Aula Daan Mogot, Kota Bandung.

 

Farhan menyebutkan, sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia, Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi tempat bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan sebagai bekal menghadapi masa depan.

 

"Kota Bandung sebagai kota pusat pendidikan akan menghadirkan maslahat bagi kita semuanya," ujar Farhan.

 

Ia menjelaskan, keberadaan berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung menjadi salah satu daya tarik bagi pelajar dan mahasiswa dari sejumlah daerah, termasuk masyarakat Aceh.

 

Menurutnya, keberadaan institusi pendidikan tinggi tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan sekaligus membekali diri dengan kompetensi yang dibutuhkan pada masa mendatang.

 

Farhan menuturkan, sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam menghasilkan tenaga profesional, insinyur, akademisi, pengusaha, hingga sumber daya manusia dengan kompetensi unggul.

 

"Saya sebagai Wali Kota Bandung yang punya darah Aceh, saya merasa berkewajiban untuk membuka pintu sebesar-besarnya agar putra-putri terbaik di Aceh bisa kuliah di perguruan tinggi terbaik yang ada di Indonesia, salah satunya di Bandung," katanya.

 

Menurut Farhan, keterbukaan akses tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Aceh, tetapi juga seluruh generasi muda yang memiliki keinginan untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri di Kota Bandung.

 

Ia juga mendorong terbukanya peluang untuk memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan melalui pemanfaatan dana sosial yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

 

Farhan mengatakan, dana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pemberian bantuan secara langsung, tetapi juga diarahkan pada sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan usaha.

 

Pengelolaan dana sosial secara produktif, menurutnya, berpotensi membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperbesar kesempatan memperoleh akses pendidikan.

 

"Untuk itulah pendidikan adalah kunci. Tolong jaga sama-sama bahwa Kota Bandung sebagai kota pusat pendidikan yang akan menghadirkan maslahat bagi kita semuanya," tuturnya.

 

Tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, Farhan menegaskan bahwa Bandung juga perlu menjadi kota yang mampu menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan, menempuh pendidikan, bekerja, dan mengembangkan potensi.

 

"Kita akan membangun Kota Bandung ini sebagai kota yang memberikan ruang hidup dan ruang tumbuh bagi siapapun yang memiliki niat baik di sini," katanya.

 

Farhan turut menyampaikan apresiasi kepada komunitas masyarakat Aceh yang selama ini telah berkontribusi dalam kehidupan sosial sekaligus pembangunan Kota Bandung.

 

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan persaudaraan antara masyarakat Aceh dan warga Kota Bandung.

 

"Terima kasih untuk persaudaraan, terima kasih untuk persahabatan, terima kasih untuk kepercayaan yang telah diberikan kepada kami selama ini untuk tetap bersama-sama menjadikan Kota Bandung kota warga Aceh di tanah Pasundan," pungkasnya.

=