Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Kekerasan dan Pernikahan Anak, NTB Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman

24 September 2026 | Kamis, September 24, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-24T08:15:13Z

Serambiupdate.com Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) terus mendorong upaya pencegahan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan, hingga pernikahan usia anak. Langkah tersebut dilakukan dengan membangun kesadaran sejak lingkungan sekolah sebagai bagian penting dalam menciptakan ruang pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Sekolah diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan yang mampu memberikan rasa aman kepada siswa untuk berkembang, meraih prestasi, serta mempersiapkan masa depan.


Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB sekaligus Ketua BKOW Provinsi NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.Si, dalam kegiatan sosialisasi dan dialog bersama siswa-siswi SMAN 1 Terara, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (22/9/2026).


Di hadapan para guru dan pelajar, Wagub yang akrab disapa Umi Dinda tersebut menyampaikan bahwa persoalan kekerasan dan berbagai masalah sosial yang masih terjadi di NTB perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar angka kasus tidak terus meningkat sekaligus memastikan sekolah menjadi tempat yang memberikan rasa aman, baik bagi siswa maupun orang tua.


“Angka yang kita miliki di Nusa Tenggara Barat cukup tinggi. Karena itu, kondisi ini tidak boleh terus bertambah dan harus dihentikan sampai di sini,” tegasnya.


Umi Dinda juga berharap ke depan tidak ada lagi orang tua yang merasa cemas saat mengantarkan anaknya ke sekolah maupun khawatir mempercayakan pendidikan anak kepada lembaga pendidikan.

DYL

=