Serambiupdate.com - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) II di Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada 19–27 Juni 2026.
Kegiatan ini
merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan meningkatkan
kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami berbagai
fenomena geografis secara langsung sebagai bagian dari implementasi SDG 4
Pendidikan Berkualitas.
Selama
pelaksanaan KKL, mahasiswa melakukan serangkaian observasi, penelitian, dan
pengumpulan data di berbagai lokasi di Desa Ayah selama sembilan hari sebagai
bagian dari penguatan kompetensi akademik.
Dalam
pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kajian yang
meliputi kartografi dan penggunaan lahan, meteorologi, klimatologi, hidrologi
dan lingkungan, geologi, geomorfologi, pedologi dan vegetasi, serta demografi
dan sosial ekonomi. Setiap kelompok melaksanakan pengamatan dan
pengumpulan data sesuai dengan bidang kajian masing-masing.
Kegiatan lapangan diawali dengan orientasi wilayah dan
penentuan titik pengamatan. Selanjutnya, mahasiswa melakukan pemetaan wilayah,
identifikasi penggunaan lahan, pengukuran parameter fisik, pengamatan kondisi
lingkungan, serta pengumpulan data sosial ekonomi masyarakat melalui observasi
dan wawancara, kemudian dianalisis dan disusun menjadi laporan ilmiah sebagai
luaran Kuliah Kerja Lapangan.
Seluruh rangkaian
kegiatan didampingi oleh dosen pembimbing Agung Adiputra, Tricahyono Nur
Harsono, dan Fadiarman Pendampingan dilakukan sejak tahap observasi lapangan,
pengumpulan data, hingga analisis hasil penelitian agar setiap kelompok mampu
menerapkan metode penelitian geografi sesuai kaidah ilmiah.
Ketua Program
Studi Pendidikan Geografi FKIP Uhamka, Mushoddik menyampaikan bahwa Kuliah
Kerja Lapangan merupakan salah satu mata kuliah yang dirancang untuk
menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.
"Melalui
kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan observasi, analisis,
serta penelitian secara langsung sehingga memiliki pemahaman yang lebih
komprehensif terhadap kondisi suatu wilayah," ujar Mushoddik.
Rangkaian KKL II
ditutup dengan penyusunan laporan akhir berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan selama di Desa Ayah. Laporan tersebut menjadi luaran akademik yang
merepresentasikan hasil pengamatan mahasiswa terhadap berbagai fenomena
geografis di lokasi penelitian.
Melalui kegiatan
ini, mahasiswa Pendidikan Geografi Uhamka memperoleh pengalaman belajar
berbasis lapangan sekaligus meningkatkan kemampuan penelitian, analisis data,
dan penyusunan karya ilmiah. KKL II diharapkan menjadi bekal bagi
mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik maupun praktisi
geografi yang mampu mengkaji berbagai fenomena kewilayahan secara ilmiah.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
