Notification

×

Iklan

Iklan

Kurikulum berserta Pengertiannya dari Para Ahli

10 Oktober 2023 | Selasa, Oktober 10, 2023 WIB | Last Updated 2023-10-10T07:42:41Z

 


 Serambiupdate.com - Selama masa pendidikan di sekolah, kurikulum adalah sesuatu yang sudah sangat dikenal. Sebagai bagian integral dari sistem pendidikan, kurikulum dapat dibandingkan dengan sebuah lintasan perlombaan, tempat di mana seseorang menjalankan kereta kuda. Dalam analogi ini, kurikulum menjadi rute yang harus ditempuh oleh pelajar.

Ihsana El-Khuluqo dan Istaryatiningtias menyebutkan pengertian kurikulum dalam bukunya, Modul Pembelajaran Manajemen Pengembangan Kurikulum bahwa kurikulum berasal dari Bahasa Yunani yaitu Curere yang dalam bentuk jamaknya menjadi Curricula dan menjadi Curriculum yang berarti Lintasan Perlombaan dan Pacuan Kursus.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang tercantum dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, kurikulum adalah serangkaian rencana dan pengaturan yang berkaitan dengan tujuan, materi, materi pelajaran, dan metode yang digunakan sebagai panduan dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan.

 

Inilah beberapa ahli yang memberikan penjelasan tentang apa itu kurikulum :

A.    Ralph Tyler pada tahun 1949 mengemukakan bahwa kurikulum terdiri dari beberapa elemen kunci, yaitu:

 

1.     Tujuan pendidikan yang ingin dicapai.

2.     Pengalaman pendidikan yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut.

3.     Cara yang efektif dalam mengorganisasi pengalaman pendidikan.

4.     Indikator yang menentukan pencapaian tujuan tersebut.

 

Dalam kata lain, Tyler mengatakan bahwa kurikulum mencakup rencana tentang apa yang ingin dicapai dalam pendidikan, bagaimana cara mencapainya melalui pengalaman belajar, strategi yang digunakan untuk mengorganisasi pengalaman tersebut, dan bagaimana kita akan menilai apakah tujuan pendidikan tersebut telah tercapai.

 

B.    Mauritz Johnson pada tahun 1967 mengemukakan definisi kurikulum sebagai kumpulan tujuan pembelajaran yang terorganisir, dengan penekanan pada aspek tujuan daripada kegiatan. Komponen-komponen yang terdapat dalam kurikulum mencakup struktur keluaran pembelajaran, proses formulasi tujuan, karakteristik struktur, metode pengajaran, penilaian, dan kriteria untuk penilaian tersebut.

 

C.    Hilda Taba pada tahun 1962 mengartikan kurikulum sebagai suatu rencana pembelajaran. Dengan kata lain, definisi ini menekankan bahwa kurikulum adalah sebuah rencana yang digunakan untuk membimbing proses pembelajaran. Selain itu, ia juga mencatat bahwa pemahaman tentang bagaimana individu belajar dan berkembang memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukan kurikulum.

 

Fillah Firdaus Salim/GJF
=