Serambiupdate.com - Bupati Mimika
Johannes Rettob menegaskan pembangunan pendidikan di wilayahnya dilakukan secara merata tanpa
membedakan sekolah negeri maupun swasta. Menurutnya, seluruh satuan
pendidikan memiliki peran yang sama dalam mendidik anak-anak Mimika sehingga
harus mendapatkan dukungan yang setara.Pada 2025,
sebanyak sembilan sekolah di Mimika menerima program revitalisasi dari
pemerintah pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak. Sebagian
besar sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan sekolah swasta yang
tersebar di berbagai wilayah.
Johannes
menyampaikan bahwa Program revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya strategis
pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Untuk tahun
2026, pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 30 sekolah agar mendapat
bantuan serupa, meski diperkirakan hanya sebagian yang akan disetujui.
”Selama tahun
2026, kita telah mengusulkan 30 Sekolah agar dapat bantuan program revitalisasi
dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Papua agar lebih maksimal,” ucap
Johannes.
Selain perbaikan
fisik, pemerintah daerah juga berkomitmen menata distribusi guru secara merata
di seluruh sekolah. Langkah ini dilakukan agar proses pembelajaran berjalan
optimal, sekaligus memastikan setiap siswa mendapatkan akses pendidikan yang
berkualitas.