Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Murah Ramadan di Palangka Raya: Harga Terjangkau untuk Mahasiswa dan Panti Asuhan

12 Maret 2026 | Kamis, Maret 12, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-12T04:38:30Z

 


Serambiupdate.com
- Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri kegiatan pasar murah spesial Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mahasiswa dan panti asuhan di Kota Palangka Raya.

 

Kegiatan tersebut menjadi wujud perhatian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Idulfitri.

 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi meskipun daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia menyebutkan bahwa anggaran daerah yang sebelumnya sekitar Rp10,2 triliun kini tersisa sekitar Rp5,3 triliun setelah dilakukan penyesuaian.

 

“Meski saat ini anggaran mengalami efisiensi dari sekitar Rp10,2 triliun menjadi Rp5,3 triliun, sektor pendidikan tetap akan kami tingkatkan. Yang terpenting adalah bagaimana mengatur dan membagi anggaran tersebut, karena berapapun jumlahnya, dana yang tersedia tidak akan pernah benar-benar mencukupi,” ujarnya.

 

Menurut Agustiar, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk memastikan berbagai program pendidikan terus berjalan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

 

Ia menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan daerah di masa mendatang.

 

Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan pemerintah provinsi terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui program pendidikan berkelanjutan. Salah satunya melalui program pendampingan bagi siswa SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk ke luar negeri.

 

“Mulai tahun ini, tersedia 100 program pendampingan bagi siswa SMA sederajat untuk memperoleh beasiswa perguruan tinggi di luar negeri. Saat ini, program ini sudah mencakup 100 calon mahasiswa,” ujar Edy.

 

Ia berharap program ini mampu mencetak generasi muda Kalimantan Tengah yang kompetitif dan siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan pembangunan bangsa di masa depan.

 

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menyatakan bahwa pasar murah Ramadan ini digelar untuk meringankan mahasiswa dan panti asuhan di Palangka Raya dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya.

 

Menurut Leonard, beberapa komoditas yang memengaruhi inflasi meliputi beras, ayam, daging, emas perhiasan, serta cabai rawit, yang harganya sering meningkat menjelang hari besar keagamaan.

 

Melalui pasar penyeimbang ini, pemerintah menyediakan paket sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyebutkan bahwa mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan pasar murah.

 

Dari proses pendaftaran yang dibuka, tercatat sekitar 3.000 peserta telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini, sementara lebih dari 1.000 mahasiswa lainnya masih masuk dalam daftar tunggu.

 

Program pasar murah Ramadan ini diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa dan panti asuhan sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

adp

=