Serambiupdate.com - Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Guest Lecture Internasional dengan tema, Roadmap Riset Internasional Geografi: Strategi, Peluang, dan Kolaborasi Global yang dilaksanakan di Ruang 406, Laintai 4 Gedung A FKIP Uhamka, Senin (19/1).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Program Studi
Pendidikan Geografi FKIP Uhamka dalam memperluas wawasan akademik dan
memperkuat jejaring riset global di bidang geografi, melalui Diskusi terfokus
pada riset kolaboratif dengan UPSI dalam topik Education Sustainable
Development Program dengan fokus pada poin SDGs 4 Pendidikan Berkualitas,
SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim dan SDGs 17 Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan.
Acara ini menghadirkan narasumber internasional, Assoc.
Prof. Mohd. Hairy Ibrahim dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI),
Malaysia, yang merupakan pakar dalam pendidikan dan riset geografi di tingkat
regional maupun global. Kegiatan ini diikuti oleh Harinaredi selaku Wakil Dekan
III FKIP Uhamka, Mushoddik selaku Kaprodi Pendidikan Geografi FKIP Uhamka, dosen,
mahasiswa, serta civitas akademika FKIP Uhamka yang memiliki minat dalam
pengembangan riset kolaboratif lintas negara.
Dalam sambutannya, Mushoddik selaku Kaprodi Pendidikan
Geografi FKIP Uhamka menekankan pentingnya membangun strategi riset yang
selaras dengan agenda global, termasuk kontribusi terhadap Sustainable
Development Goals (SDGs) melalui pendekatan geografis.
“Kegiatan ini bukan hanya forum transfer ilmu, tetapi juga
ruang strategis untuk merancang kolaborasi riset jangka panjang dengan
institusi internasional. Kami percaya bahwa kualitas riset geografi Indonesia
khususnya dalam konteks Pendidikan dapat bersaing di kancah global jika
didukung oleh jejaring yang kuat dan visi yang jelas,” ujar Mushoddik.
Assoc. Prof. Mohd. Hairy Ibrahim dalam paparannya
menjelaskan bahwa roadmap riset internasional harus dimulai dari identifikasi
isu lokal yang relevan secara global, seperti perubahan iklim, ketimpangan
spasial, mitigasi bencana, hingga pendidikan kebencanaan, topik-topik yang
sangat dekat dengan konteks geografi perkotaan di Jakarta dan wilayah rentan
lainnya.
“Riset geografi tidak hanya tentang pemetaan, tetapi tentang
solusi. Dan solusi itu menjadi lebih kuat ketika dikembangkan melalui
kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara,” tegasnya.
Selain itu, Ia juga membagikan pengalaman UPSI dalam
membangun kemitraan riset dengan universitas di Asia Tenggara, Eropa, dan Timur
Tengah, serta memberikan panduan praktis mengenai cara mengakses pendanaan
riset internasional, publikasi di jurnal bereputasi, dan pembentukan kelompok
riset transnasional.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun
ekosistem riset geografi yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi global
di lingkungan FKIP Uhamka, sekaligus memperkuat peran Pendidikan Geografi
sebagai agen perubahan dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
