Notification

×

Iklan

Iklan

Ambil Peluang di Tingkat Global, Mahasiswa PBA FAI Uhamka Ikuti KKN Internasional di Krabi, Thailand

07 Februari 2024 | Rabu, Februari 07, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-07T10:18:49Z

Serambiupdate.com - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab  Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka)Andi Ahmad Abdillah berangkat ke Krabi Thailand dalam rangka mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 6 selama 1 (satu) bulan, Senin (5/2).

 

Memasuki arena internasional, mahasiswa PBA FAI Uhamka tidak hanya membawa semangat pendidikan, tetapi juga semangat untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui pengalaman belajar yang mendalam di luar negeri. Bukan hanya itu, dengan keikutsertaan Andi dalam program KKN Internasional ini memberikan kontribusi nyata dalam internasionalisasi FAI Uhamka dan dampak positif yang signifikan untuk mahasiswa PBA FAI Uhamka.

 

Ai Fatimah Nur Fuad selaku Dekan FAI Uhamka menuturkan bahwa KKN Internasional ini merupakan kesempatan yang sangat penting untuk didapatkan dalam perjalanan pendidikan.

 

Keikutsertaan mahasiswa PBA FAI Uhamka dalam KKN Internasional di Krabi, Thailand, adalah tonggak penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk tidak hanya berkontribusi pada pembangunan masyarakat di luar negeri, tetapi juga untuk memperkaya pengalaman belajar mereka dan memperdalam pemahaman tentang hubungan antarbangsa," tutur Ai.

 

Di lain pihak, Miatin Rachmawati selaku Kaprodi PBA Uhamka mengatakan, melalui partisipasi dalam program semacam ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan, memperluas jaringan internasional mereka, dan memperdalam pemahaman tentang tantangan dan peluang di tingkat global.

 

"Kami sangat bangga melihat mahasiswa kami berpartisipasi dalam program KKN Internasional di Krabi, Thailand. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung pada masyarakat lokal, tetapi juga membuka pintu bagi pertukaran budaya dan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa kami,” ujar Miatin.

=