Notification

×

Iklan

Iklan

Temukan Peluang Berwirausaha melalui Pembuatan Onigiri, Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka Lakukan Pelatihan

31 Juli 2023 | Senin, Juli 31, 2023 WIB | Last Updated 2023-07-31T07:25:33Z

Serambiupdate.com Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui Pelatihan Pembuatan Onigiri dalam Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship bagi Siswa SMK Budhiwarman 1. Kegiatan ini diadakan secara luring di SMK Budhiwarman 1 Jakarta Timur, Jum'at (28/7).


Kegiatan ini dihadiri oleh Ana Natalia selaku Ketua kelompok, Rina Sukmara selaku anggota kelompok, Yuni Masrokhah selaku anggota kelompok, Retno Utari selaku anggota kelompok, Abdul Latif selaku anggota kelompok, Mardeni Santos selaku Kepala Sekolah SMK Budhiwarman 1, serta peserta pelatihan yang terdiri dari siswa SMK Budhiwarman 1.


Retno Utari Dosen PBJ FKIP Uhamka yang dalam kesempatan ini menjadi pemateri menyampaikan onigiri merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari nasi yang dikepal atau dibungkus dengan nori (rumput laut). Makanan ini mudah dibuat, cocok  untuk dibawa piknik dan disenangi oleh masyarakat. 


"Siapa yang tidak tahu onigiri. Makanan yang mudah ditemukan di convinience store maupun toko-toko kecil. Selain mudah dibuat, makanan khas Jepang ini juga gampang dibawa kemana saja serta mudah untuk dibawa kemana saja," pungkas Retno.


Selanjutnya, Retno menambahkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali peserta didik agar meningkatkan wawasan peserta didik tentang dunia wirausaha, khususnya menangkap peluang usaha dari pembuatan onigiri. Saat ini peluang usaha bisa didapatkan dari berbagai platform, khususnya platform online. 


"Melalui pendidikan dan pelatihan ini, peserta didik dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya dalam berwirausaha. Onigiri ini disukai oleh berbagai kalangan. Saat ini untuk mencari peluang itu juga dapat diakses melalui berbagai media, media online salah satunya," tutur Retno.
=