Notification

×

Iklan

Iklan

Bangun Kreativitas Siswa melalui Implementasi RPP Berbasis STEAM, S3 Bahasa Indonesia SPs Uhamka Gelar Pelatihan

21 Juli 2023 | Jumat, Juli 21, 2023 WIB | Last Updated 2023-07-21T00:44:09Z


Serambiupdate.com
S3 Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan RPP berbasis STEAM. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) Bekasi Raya, Kamis (20/7).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Wini Tarmini selaku Kaprodi S3 Pendidikan Bahasa Indonesia SPs Uhamka, Imam Syafi'i selaku narasumber, Andi Purnama selaku Koordinator KOMED Bekasi Raya, dan peserta pelatihan.

 

Imam Syafi'i dalam materinya menyebutkan bahwa pembelajaran STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengolaborasikan lima disiplin ilmu yaitu sains (science), teknologi (technology), teknik (engineering), seni (art), dan matematika (mathematics) untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan dalam dunia pendidikan.

 

“Pada masa revolusi digital yang terjadi di dunia pendidikan saat ini, pembelajaran STEAM dapat menjadi model pembelajaran yang tepat untuk digunakan di semua rentang bidang pendidikan. Untuk menghadapi tantangan generasi di masa depan, pembelajaran STEAM dapat kita terapkan ke anak didik kita saat ini,” pungkasnya.

 

Ia pun menegaskan, tujuan dari implementasi pembelajaran model STEAM adalah untuk menumbuhkan jiwa kreatif siswa dalam menyelesaikan permasalahan, mendorong guru untuk mempersiapkan generasi yang cerdas dan intelektual, meningkatkan penalaran siswa pada setiap bidang keilmuan, dan membentuk pemikiran siswa agar luas, tajam, dan kritis pada setiap permasalahan di dunia nyata.

 

“Pada model STEAM ini, guru akan menunjukkan sebuah kasus secara kontekstual dimana siswa bisa termotivasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mulai dari bagaimana masalah tersebut dapat terjadi hingga penemuan solusi. Siswa akan diarahkan untuk memahami bahwa pemecahan masalah dapat dilakukan dengan berbagai strategi kognitif yaitu melalui lima bidang keilmuan yang akan dipelajari. Dari situlah siswa dapat menumbuhkan pemikiran yang luas dan mendalam terhadap suatu pemecahan masalah,” lanjutnya. 

=