Notification

×

Iklan

Iklan

Pendidikan Indonesia Menghadapi Era society 5.0

Minggu, 21 Mei 2023 | 5/21/2023 09:39:00 AM WIB | Last Updated 2023-05-21T02:39:00Z

 


C:\Users\ACER\Downloads\WhatsApp Image 2023-01-22 at 18.43.29.jpeg


Oleh : Eka mayasari nurhidayat 

Mahasiswa FEB UHAMKA

Perkembangan teknologi saat ini merambah pada semua bidang kehidupan, termasuk dalam bidang Pendidikan. Saat ini 5.0 menjadi konsep tatanan kehidupan baru bagi masyarakat. Dengan adanya konsep society 5.0 diharapkan kehidupan masyarakat menjadi lebih nyaman dan berkelanjutan. Society 5.0 ini merupakan sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Dalam society 5.0 masyarakat dihadapkan dengan teknologi yang dapat memungkinkan pengaksesan dalam ruang maya terasa seperti berada di ruang fisik. Pada teknologi society 5.0, AI berbasis big data dan robot sehingga dapat melakukan atau mendukung pekerjaan manusia. Berbeda dengan revolusi industry 4.0 yang mengarah pada lingkup bisnis saja, lahirnya teknologi era society 5.0 tercipta sebuah nilai baru yang dapat menghilangkan kesenjangan strata sosial, jenis kelamin, usia, bahasa dan menyediakan produk serta layanan yang diciptakan khusus untuk berbagai kebutuhan masyarakat. 

Prinsip dasar dalam era society 5.0 yaitu keseimbangan dalam perkembangan bisnis dan ekonomi dengan lingkungan sosial. Adanya teknologi di era society 5.0, masalah-masalah yang terdapat pada revolusi industri 4.0 (berkurangnya sosialisasi antar masyarakat, lapangan pekerjaan, serta dampak instrialisasi lainnya) akan berkurang. Sebagai contoh society 5.0 bidang sosial yakni dengan menggunakan AI untuk menganalisis big data dari beragam informasi seperti satelit buatan, radar cuaca didarat, pengamatan daerah bencana dengan drone, informasi kerusakan dari sensor bangunan, dan informasi kerusakan dari sensor bangunan. 

Dalam bidang pendidikan di era society 5.0, dalam proses pembelajarannya siswa atau mahasiswa dapat berhadapan langsung dengan robot yang dirancang khusus untuk menggantikan pendidik atau pendidik dapat mengendalikan dari jarak jauh. Sehingga proses belajar mengajar dapat terjadi kapan pun dan dimana pun baik dengan adanya pengajar ataupun tidak. Fokus keahlian yang perlu diperhatikan di bidang pendidikan saat ini yaitu creativity, critical thinking, communication dan collaboration atau dikenal dengan sebutan 4Cs. Kemampuan yang harus dimiliki pada saat ini meliputi: leadership, digital literacy, communication, emotional intelligence, entrepreneurship, global citizenship, problem solving, team-working. 

Apakah pendidikan kita siap dalam menghadapi society 5.0?. Cara yang dapat dilakukan dunia pendidikan Indonesia dalam menghadapi society 5.0 yaitu pertama dalam segi infrastruktur, pemerintah harus meningkatkan pemerataan pembangunan serta perluasan jaringan internet ke seluruh wilayah Indonesia, karena masih terdapat wilayah di Indonesia yang belum terhubung dengan jaringan internet. Kedua, dalam segi SDM pengajar diwajibkan memiliki keterampilan dibidang digital serta kemampuan berfikir kreatif dalam mengajar di kelas. Ketiga, pemerintah harus mampu menyinkronkan antara pendidikan dan industri, sehingga lulusan sekolah ataupun perguruan tinggi dapat bekerja sesuai dengan bidang dan juga sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan, maka nantinya dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Keempat, teknologi digunakan sebagai alat kegiatan belajar-mengajar. Cara-cara tersebut diharapkan dapat membantu dunia pendidikan Indonesia dalam menghadapi era society 5.0.


=