Notification

×

Iklan

Iklan

Uhamka Siapkan Mahasiswa untuk Pertukaran Belajar ke Luar Negeri

12 April 2023 | Rabu, April 12, 2023 WIB | Last Updated 2023-04-12T06:09:41Z


Serambiupdate.com
Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka), yang diwakili oleh Kepala Unit Kerja Sama, Purnama Syae Purrohman menghadiri kegiatan SEA Teacher Exchange Summit pada tanggal 20-21 Maret 2023 di Avani Hotel, Sukhumvit, Bangkok, Thailand.


Pertemuan ini dihadiri oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta dari Vietnam (1 Perguruan Tinggi), Indonesia (30 Perguruan Tinggi) Thailand (9 Perguruan Tinggi), dan Filipina (37 Perguruan Tinggi), serta University of Tsukuba yang hadir secara daring.


Selain Uhamka, Delegasi dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) yang hadir adalah Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Muhammmadiyah Kotabumi (UMKO), dan Universitas Muhammmadiyah Surakarta (UMS). Delegasi yang hadir antara lain pengelola Kantor Urusan Internasional, Dekan, Wakil Dekan, bahkan Rektor dan Wakil Rektor dari masing-masing lembaga.


Kegiatan pertemuan ini bertujuan untuk menyepakati adanya pertukaran mahasiswa kependidikan secara resiprokal antar perguruan tinggi di Asia Tenggara yang diatur oleh Sekretariat Perhimpunan Menteri Pendidikan se Asia Tenggara (Seameo Secretariat). Kegiatan yang sudah diikuti oleh Uhamka sejak tahun 2016 ini merencanakan Proyek SEA-Teacher Batch ke 9, untuk pengiriman mahasiswa calon guru untuk praktik mengajar di luar negeri.  Melalui model ini, mahasiswa asing juga harus datang dan diterima untuk mengajar di sekolah mitra Uhamka, dalam hal ini FKIP Uhamka.


Ethel Agnes Pascua-Valenzuela, sebagai Direktur SEAMEO Secretariat yang berasal dari Filipina menyatakan bahwa batch ke-9 ini membuka kesempatan bekerja sama dengan negara-negara yang lebih banyak, selain di Asia Tenggara. Selain itu juga dibicarakan kemungkinan untuk kegiatan sejenis, yang lebih luas pada program pendidikan vokasi.


Beberapa peserta hadir secara daring antara lain dari Perwakilan Kementerian Pendidikan Filipina dan Universitas Tsukuba, Jepang. Hadir secara langsung pejabat perwakilan dari Kementrian Pendidikan Thailand.


Kesempatan ini juga menjadi ajang reuni bagi para pegiat SEA Teacher yang terkendala pandemi. Disini bisa bertemu dengan mitra lama dan mitra baru, serta memperbaharui kontrak kerja sama. Para peserta diminta untuk mencari mitra pertukaran mahasiswa secara mandiri. Maka pada ajang tersebut, banyak diskusi intensif yang dilakukan sesama peserta untuk mendapatkan mitra kolaborasi dan menandatangani framework collaboration sebagai kerangka untuk aktifitas yang akan dilaksanakan selanjutnya. Secara umum, dilaksanakan seremoni penandatanganan Letter of Agreement sebagai payung besar kerja sama antar lembaga.


Pada hari kedua, dilaksanakan kunjungan ke Faculty of EducationValaya Alongkorn Rajabhat University under the Royal Patronage, di Pathumthani, Thailand. Rombongan disambut baik oleh pimpinan fakultas, dan diajak untuk berkunjung ke Demonstration School yang terletak di dalam kampus.


Demonstration School adalah konsep yang sama dengan Sekolah Laboratorium jika di Indonesia. Pembiayaan untuk sekolah di kampus VAR ini cukup besar, antara lain bisa dilihat dari fasilitas yang dimiliki, kegiatan, serta pengajar native speaker lebih dari satu. Sebagai negara yang terkenal dengan pariwisatanya, maka Thailand sangat mudah untuk menggaet para ekspatriat untuk dapat bekerja di Thailand.


Konsep Montessori jadi bagian di sekolah ini, demikian pula STEM. Bagaimana penerapan Science, Technology, Engineering, and Mathematics menjadi bagian dalam pembelajaran di sekolah. Sebagai negara terbuka, tercermin pada sekolah ini, salah satu pelajarannya adalah Bahasa Mandarin, sebagai bagian dari kurikulum yang diajarkan di kelas.

=