Notification

×

Iklan

Iklan

Virus Varian Omicron

07 April 2022 | Kamis, April 07, 2022 WIB | Last Updated 2022-04-07T02:34:00Z

 



Oleh : Muhammad Adil Rasyid

Mahasiswa Uhamka

Virus omicron adalah sebuah varian virus yang masih berkerabat dekat dengan virus corona, SARS-CoV-2. Di antara garis-garis keturunan itu, yang paling umum di temukan ialah BA.1. berdasarkan penelitian virus covid-19 varian omicron tetap berbahaya meskipun gejalanya lebih ringan di banding varian pendahulunya.

Kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan jumlah orang yang tertular virus varian omicron ini sangat banyak yang membuat sistem kesehatan di bawah tekanan berat. Walaupun virus varian omicron ini tidak terlalu parah di banding dengan delta, “terutama untuk yang sudah di vaksinasi juga belum bisa di kategorikan ringan,”kata Dr Tedros.

Dengan demikian yang mengatakan virus varian omicron ini jika di bilang tidak mematikan adalah sebuah konteks yang salah. Faktanya virus varian omicron ini sangat jauh lebih mudah penularanya dan berpontensi kematian kepada penderitanya. Sehingga yang mengklaim bahwa virus  varian omicron ini tidak mematikan itu tidak benar.

Pertama kali virus varian omicron ini di temukan di Afrika selatan pada 24 November 2021 lalu yang melaporkan ke WHO. Virus corona varian Omicron menyebar cepat ke seluruh dunia dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Kasus varian omicron yang bermutasi dengan sangat cepat ini telah dipastikan di 77 negara.

Kementerian Kesehatan telah melakukan pelacakan asal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia dengan kasus pertama diduga berasal dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria pada tanggal 27 November 2021.

Sebelumnya pada Kamis (16/12) Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengumumkan temuan kasus varian Omicron terdeteksi pada seorang petugas kebersihan berinisial N yang bekerja di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. N tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri sehingga dapat disimpulkan N tertular dari WNI yang datang dari luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet.

Setelah meruntut kasus WNI yang positif Covid-19 di Wisma Atlet pada 14 hari ke belakang, kemungkinan besar indeks case (kasus pertama) Omicron adalah WNI, dengan inisial TF, usia 21 tahun, yang tiba dari Nigeria pada tanggal 27 November 2021.

Dengan demikan kita juga harus selalu waspada dengan virus varian omicron ini. Ada banyak cara yang dapat mencegah omicron yaitu dengan vaksin lengkap dan boster hal ini agar mencegah penularan dan mengurangi kasus covid-19, selalu memakai masker di saat sedang berpergian atau diluar ruangan, selalu mejaga jarak dan menghindari kontak fisik secara langsung, selalu mencuci tangan setiap pulang dari berpergian atau berada di tempat yang ramai dan yang terakhir menjaga daya tahan tubuh di barengi dengan berolahraga.


=