Notification

×

Iklan

Iklan

The King of Lip Service

Rabu, 08 September 2021 | 9/08/2021 04:58:00 PM WIB | Last Updated 2021-09-08T09:58:46Z



Karya Reihan Florentine Sania

Mahasiswa D3 Perpajakan FEB Uhamka

Akhir-akhir ini masyarakat ramai dengan adanya pemberitaan postingan BEM UI pada Sabtu, 26 Juni 2021 melalui akun resminya @BEMUI_Official memposting meme yang menjuluki Presiden Jokowi sebagai The King of Lip Service alias Raja Membual. Unggahan tersebut bukan tanpa alasan, BEM UI menilai pernyataan dan sikap Jokowi selama masa kepemimpinanya kerap mengobral janji manis tapi tak selaras dengan realita rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan sejumlah janji lainnya.

Postingan tersebut langsung direspons cepat oleh Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman melalui akun Twitternya. Menanggapi komentar Fadjroel tersebut, pihak Rektorat UI melalui surat yang ditanda tangani Direktur Kemahasiswaan UI, Tito Latif Indra melakukan pemanggilan kepada pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Jokowi pun merespons langsung kritikan berupa meme yang diunggah BEM UI di akub instagram mereka. Menurut Jokowi, kritik semacam itu lumrah disampaikan dalam negara demokrasi. "Ya saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat. Tapi yang saat ini penting ya kita semuanya memang bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi Covid-19," ujar Jokowi dalam 

Jokowi juga menilai, kritik boleh dilakukan dalam iklim negara demokrasi. Dia menekankan, kritik dari mahasiswa tidak perlu dihalangi oleh pihak kampus. "Universitas tidak apa, tidak perlu menghalangi mahasiwa untuk berekspresi, tetapi juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan," ucap Jokowi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi tampak tersenyum ketika merespons kritik yang dilontarkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia kepada dirinya. Kata Jokowi, ia sudah biasa dikritik. "Itu kan sudah sejak lama ya. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo, kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter, kemudian ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh, dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini Bapak Bipang, dan terakhir ada yang menyampaikan mengenai The King of Lip Service," ujarnya seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 29 Juni 2021.


=