Notification

×

Iklan

Iklan

Peringati HPN 2022, Jurnalisme Diharapkan Tingkatkan Kualitas Informasi

Rabu, 09 Februari 2022 | 2/09/2022 12:35:00 PM WIB | Last Updated 2022-02-09T05:35:04Z


Serambiupdate.com
- Peringatan Hari Pres Nasional (HPN) 9 Februari 2022 harus menjadi momentum perbaikan kualitas jurnalisme di tanah air. Di tengah persaingan ketat seiring banyaknya perusahaan media online, jurnalisme di tanah air tidak boleh terjebak pada jurnalisme clickbait. 


Jurnalisme clickbait tidak memperhatikan kualitas informasi yang disajikan dan hanya mengejar viewer saja. Bahkan jurnalisme clickbait ini terkadang memberikan informasi dengan menyajikan judul sensasional, tanpa coverbothside, sehingga bisa membuat publik bingung” ujar  Cucun. 


Menurut Cucun Ahmad Syamsurijal selaku Ketua Fraksi PKB DPR, wajar jika di tengah persaingan ketat, perusahaan media berlomba-lomba untuk mendapatkan pembaca, viewer, maupun pendengar terbanyak. Namun, harusnya persaingan tersebut dijawab dengan berlomba menyajikan informasi yang valid, aktual, dan seimbang.


“Faktanya akhir-akhir kita sering dihadiri dengan informasi yang bombatis yang terkadang tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan cenderung menyesatkan. Dalam momentum HPN hal itu tersebut harus menjadi bahan perenungan bagi insan media di tanah air,” tutur Cucun.



Cucun jugs menegaskan fungsi pers di era demokrasi ini sangat penting dan vital. Pers menjadi media untuk mengambarkan dinamika publik baik terkait perkembangan pembangunan maupun perkembangan peradaban masyarakat. Pentingnya fungsi tersebut harus diimbangi dengan penyajian hasil jurnalistik yang berkualitas sehingga bisa menjaga kepercayaan publik. 


“Kami menilai pers mempunyai peran strategis untuk membawa Indonesia dalam dinamika pembangunan yang konstruktif dan berorientasi pada pembangunan manusia seutuhnya. Maka dari itu peran pers ini harus kita jaga bersama,” ujar Cucun.


Cucun pun mendesak kepada pemerintah agar terus memperhatikan kesejahteraan pekerja media. Saat ini harus diakui kesejahteraan pekerja media masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar karena banyak para wartawan yang hidup dengan kesejahteraan ala kadarnya. 


“Pemerintah bisa bekerjasama dengan perusahaan media merumuskan perlindungan dan jaminan kesejahteraan hidup bagi para pekerja media. Kami yakin jika kesejahteraan pekerja media baik maka kualitas jurnalisme di tanah air juga akan semakin baik,” ungkap Cucun.


(ADP)

=