Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Uhamka Lakukan PLP 1 Tatap Muka di SMAN 11 Tangerang Selatan

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10/06/2021 11:15:00 AM WIB | Last Updated 2021-10-06T04:15:48Z


Serambiupdate.com
Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) menggelar kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1) di SMAN 11 KOTA TANGERANG SELATAN. Kegiatan PLP 1 ini dilaksanakan oleh kelompok yang terdiri dari 5 anggota yaitu Ilham Kurniawan, Muhammad Rifqi Akbar, Irliana Indah Amalia Putri, Racheliana Gani, dan Alya Khansa Syahidah dengan dosen pembimbing lapangan Rizki Dwi Siswanto, M.Pd.

 

Adapun Kegiatan dari PLP 1 ini diantaranya yaitu Mahasiswa mengamati kultur sekolah (karakteristik umum peserta didik), struktur organisasi dan tata kelola di sekolah, peraturan dan tata tertib sekolah mengamati kegiatan-kegiatan ceremonial formal di sekolah (misalnya: upacara bendera, rapat briefing), kegiatan-kegiatan rutin berupa kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, praktik-praktik pembiasaan dan kebiasaan positif disekolah.

 

PLP 1 kali ini berbeda dengan PLP 1 sebelumnya karena diadakan di masa Pandemi Covid-19, di mana kegiatan ini ditekankan untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan.

 

Seiring dengan berjalannya beberapa program pemerintah guna mencegah penyebaran virus Covid-19 menuai hasil postif. Semenjak diterapkannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di awal bulan Juli 2021 sampai dengan saat ini berhasil mengalami penurunan angka Covid-19 Pulau Jawa dan Bali. Melihat hal ini Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan mengambil langkah untuk dibukannya proses pembelajran secara tatap muka.

 

Dalam kegitan PLP 1 kami berkesempatan terjun langsung ke sekolah untuk mewawancarai wakil kepala sekolah, guru pamong serta siswi atas nama Setyarto Edi Cahyono S.Pd, Dedi Auron S.Pd, dan Rini Andriani mengingat SMAN 11 Kota Tangerang Selatan sudah melalukan pembelajaran tatap muka. Berdasarkan hasil wawancara yang telah kami lakukan, kami mendapatkan informasi mengenai permasalahan selama pembelajaran di masa pandemi berlansung.

 

Dedi Auron selaku guru pamong untuk mata pelajaran matematika memaparkan, “Sangat disayangkan, ketika berlangsungnya kegitan belajar tatap muka secara daring banyak dari siswa/i mengalami berbagai kendala sinyal mapupun ketebatasan biaya untuk membeli kuota internet, terus terang saya kasihan dengan ketidaknyamanan selama pembelajran daring berlangsung”. Selain itu beliau juga merasakan dampak yakni tidak bisa memantau langsung siswa/i saat mereka belajar dari rumah.

 

Terhitung dari 6 Sepetember 2021 lalu, SMAN 11 Kota Tangerang Selatan sudah melakukan pemebelajaran 50% daring dan 50% luring. Sistem pembelajaran yang berlaku yakni setengah siswa perkelas melakukan pembelajran secara luring dan setengahnya lagi melakukan pembelajaran secara daring di rumah. “Selain mengajar sebagian siswa yang belajar di sekolah, di waktu bersamaan juga saya mengajar siswa yang di rumah melalui zoom”. Tutur Pak Dedi Auron.

 

“Yang tadinya kita bisa berinteraksi secara langsung, jadi tidak bisa. Terus yang tadinya kita berdiskusi, kerja kelompok secara langsung juga jadi tidak bisa jadi mengaruskan kita lewat zoom”. Kesan Rini, salah seorang siswi kelas 12 SMAN 11 Kota Tangerang Selatan.

 

Pelaksanaan kegiatan PLP 1 ini memberikan mahasiswa pengalaman dan juga pengetahuan mengenai dunia Pendidikan. Motivasi yang diberikan oleh pendidik menjadikan pengalaman sekaligus bekal yang akan kami butuhkan di masa yang akan datang.

=