Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa FKIP Uhamka Bangun Landasan Jati Diri Pendidik melalui PLP 1 di SMPIT Ulil Albab

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10/06/2021 11:10:00 AM WIB | Last Updated 2021-10-06T04:10:12Z


Serambiupdate.com Mahasiswi semester 5 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, program studi Pendidikan Matematika telah melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolah (PLP) 1. Kegiatan PLP 1 ini diadakan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan.

 

Tujuan diadakan PLP 1 adalah untuk membangun landasan jati diri pendidik melalui bentuk kegiatan di sekolah dengan melakukan observasi dan wawancara beberapa pihak sekolah terkait. Adapun yang menjadi pembahasan dalam wawancara dan observasi ini, yaitu mengamati kultur sekolah, struktur organisasi dan tata kelola, peraturan dan tata tertib, kegiatan-kegiatan ceremonial-formal, ekstrakulikuler, dan praktik-praktik pembiasaan dan kebiasaan positif. Kegiatan ini dilakukan oleh 6 mahasiswa, yaitu Aqiela Fadia Haya, Devie Nursaidah Putri, Fadhilah Izzul Luthfiyyah, Niken Fijayanti, Sarah Aida Salsabila, Widya Saviraningrum. Dosen Pembimbing Lapangan kegiatan PLP 1 ini yaitu Ibu Leni Marlena, S.Stat. M.Si.


Kegiatan PLP 1 dilaksanakan di SMPIT Ulil Albab yang terletak di Jl. B Bosih Kp. Selang Tengah RT 05/02, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Adapun narasumber pada kegiatan PLP 1 ini ialah Ibu Wihastari, S.Pd selaku kepala sekolah SMPIT Ulil Albab dan Ibu Eka Oktavianingsih, S.Pd selaku guru mata pelajaran Matematika.


Dari penuturan Ibu Wihastari, S.Pd ada beberapa perubahan peraturan di sekolahnya, beliau mengatakan “Sebelum pandemi, siswa diharapkan masuk pukul 07:00 WIB. Siswa melaksanakan majelis pagi terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran. Tetapi selama pembelajaran daring, SMPIT Ulil Albab memulai pembelajaran pukul 08:20 WIB. Jadi, kegiatan majelis pagi diadakan secara mandiri, lalu mengunggah kegiatannya di Google Form yang telah disediakan oleh wali kelas.” 


Selama pembelajaran daring, kegiatan pembelajaran di SMPIT Ulil Albab menggunakan LMS (Learning  yang telah disediakan oleh pihak sekolah dan menggunakan Quiziz untuk ulangan pilihan ganda. Tetapi ketika kegiatan pembelajaran dilakukan secara luring ada sedikit perubahan. Berdasarkan penjelasan Ibu Eka Oktavianingsih, S.Pd selaku guru mata pelajaran Matematika, beliau mengatakan “Sudah 3 pekan SMPIT Ulil Albab melaksanakan pembelajaran secara luring., Pada pembelajaran luring dalam satu kelas hanya diisi oleh 50% siswa dengan pembagian shift sebagai berikut : bergantian hari antar kelas ganjil dan kelas genap, misalnya hari Senin untuk kelas ganjil maka hari Selasa untuk kelas genap, dst. Selanjutnya pada pelaksanaan PTS juga dibagi menjadi 2 shift, yaitu pukul 07:00-10:00 WIB dan 10:00-13:00 WIB.”

Ibu Eka Oktavianingsih, S.Pd menjelaskan bahwa ”pada saat pembelajaran daring siswa mengalami penurunan belajar, siswa hanya ingin yang instan saja contohnya ketika guru memberikan tugas siswa langsung mencari jawabannya di internet. Untuk mengatasi permasalahan ini guru akan mengadakan literasi membaca”.


Selain itu ada beberapa kendala yang dialami, misalnya seperti siswa-siswi yang tidak bisa diajak kerja sama, kendala jaringan, wali murid yang sulit untuk dihubungi, dll. Untuk memotivasi siswa agar selalu bersemangat untuk mengikuti pembelajaran, pihak sekolah menguatkan wali kelasnya terlebih dahulu. Komunikasi antar wali kelas dengan siswa dan wali murid harus terjalin dengan baik.


Dari kegiatan PLP 1 ini menjadikan mahasiswi FKIP UHAMKA mengenal dengan baik permasalahan di SMPIT Ulil Albab dan solusi yang digunakan untuk permasalahan tersebut.

=