Notification

×

Iklan

Iklan

Revitalisasi Sekolah 2027 Prioritaskan Daerah Bencana dan Wilayah 3T

02 Oktober 2026 | Jumat, Oktober 02, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-02T08:11:54Z
Serambiupdate.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI) Prof. Abdul Mu’ti menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan pada 2027, Program tersebut akan tetap menggunakan mekanisme swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan seperti yang diterapkan pada tahun sebelumnya.


Jumlah sasaran sekolah yang akan direvitalisasi masih dapat bertambah karena pemerintah tengah menghitung potensi penambahan sekitar 6.000 satuan pendidikan. Penentuan penerima revitalisasi tetap mengutamakan sekolah yang terdampak bencana, mengalami kerusakan berat, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


Di Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyebut sasaran revitalisasi terdiri atas 324 SMA, 208 SMK, dan 141 SLB. Data tersebut disusun berdasarkan kondisi satuan pendidikan yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).


Dinas Pendidikan Jawa Timur juga mengusulkan tambahan 24 SMA, lebih dari 100 SMK, dan 48 SLB yang masih membutuhkan penanganan, termasuk pembangunan ruang kelas baru. Aries berharap sekolah yang belum memperoleh alokasi pada 2026, khususnya di daerah pelosok, dapat diprioritaskan dalam program revitalisasi 2027 sesuai skala prioritas pemerintah.


Prof. Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa skema program revitalisasi hamper sama dengan tahun kemarin dengan jumlah penambahan sekolah-sekolah yang direvitalisasi lebih banyak di tahun ini.


"Untuk skema program masih sama seperti tahun lalu, dengan jumlah sekolah-sekolah yang akan direvitalisasi lebih banyak dan meningkat dari pada tahun kemarin sesuai data-data dari masing-masing daerah<' ucap Prof. Mu'ti.


=