Notification

×

Iklan

Iklan

Asep Surya Atmaja Minta Fasilitas Hasil Revitalisasi Sekolah Dirawat Bersama

16 Oktober 2026 | Jumat, Oktober 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-16T09:19:28Z

 


Serambiupdate.com
- Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, berharap revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dapat mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta berkualitas bagi para siswa.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Asep ketika mengunjungi SD Negeri Bojongsari 04, Kecamatan Kedungwaringin, dalam kegiatan Open House sekolah yang telah direvitalisasi.

 

Pada kunjungan itu, Asep melihat secara langsung hasil revitalisasi dan berdiskusi dengan para guru serta warga sekolah. Ia mengimbau seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun melalui program revitalisasi agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

 

“Fasilitas hasil revitalisasi sekolah ini mohon dijaga dengan baik oleh guru, wali kelas, dan murid. Ini adalah sekolah kebanggaan kita,” tutur Asep.

 

Ia menilai, pembangunan sarana pendidikan memiliki peran penting dalam menghadirkan lingkungan sekolah yang kondusif bagi proses pembelajaran. Oleh sebab itu, pemeliharaan hasil pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga sekolah.

 

Asep turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan dukungannya terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bekasi melalui program revitalisasi sekolah.

 

Ia menjelaskan, pada 2025 sebanyak 35 sekolah memperoleh bantuan revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp20,819 miliar. Sementara itu, pada 2026 terdapat 21 sekolah yang menerima bantuan serupa dengan anggaran sekitar Rp20,819 miliar, dengan sembilan sekolah di antaranya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) senilai sekitar Rp9,5 miliar.

 

Pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), sebanyak 18 sekolah menerima bantuan revitalisasi pada 2025 dengan nilai sekitar Rp16,24 miliar. Adapun pada 2026, bantuan tersebut diberikan kepada 20 sekolah dengan total anggaran sekitar Rp18,277 miliar.

 

“Secara keseluruhan, nilainya mencapai sekitar Rp64,8 miliar. Saya selaku Plt. Bupati Bekasi, bersama masyarakat Kabupaten Bekasi dan jajaran jurnalistik pendidikan, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian yang diberikan terhadap pendidikan di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Asep berharap program revitalisasi tidak sekadar menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan mutu pembelajaran serta memotivasi siswa agar semakin bersemangat dalam menuntut ilmu.

 

Menurutnya, sekolah menjadi tempat penting bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensi diri. Oleh karena itu, terciptanya lingkungan sekolah yang baik harus disertai kedisiplinan, kepedulian, dan komitmen dari seluruh warga sekolah.

 

“Semoga kegiatan belajar mengajar ke depannya juga dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyampaikan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung terwujudnya budaya sekolah yang aman dan nyaman.

 

Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memelihara fasilitas hasil revitalisasi agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menunjang kegiatan pembelajaran.

 

“Mohon bangunan ini dijaga dan dirawat dengan baik oleh para guru dan siswa agar pembelajaran dapat berlangsung secara optimal,” kata Imam.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Bojongsari 04, Amih Suarsih, mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan langsung Plt. Bupati Bekasi dalam kegiatan Open House tersebut. Ia menilai, kunjungan ini menjadi momentum bagi pihak sekolah untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan guna meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam hal penyediaan sarana dan prasarana.

 

Dalam kegiatan Open House tersebut, ia menjelaskan bahwa terdapat tiga ruang kelas baru yang dibangun oleh pemerintah pusat. Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan fasilitas penunjang aktivitas siswa, seperti lapangan dan panggung seni.

 

“Harapannya, berbagai hal yang telah kami sampaikan kepada Pak Plt. Bupati tadi dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan pada tahun depan,” pungkasnya.

=