Serambiupdate.com - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Workshop Peran Dosen FEB Uhamka dengan mengusung tema Membangun Dosen Profesional, Produktif, dan Berdampak yang berlangsung di Aula AR. Fachrudin Gedung FEB Uhamka, Selasa (22/7).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dosen
tetap FEB Uhamka ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu akademik
sekaligus implementasi kebijakan Kemdiktisaintek Berdampak dalam memperkuat
pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Workshop dibuka oleh Prof. Zulpahmi selaku
Dekan FEB Uhamka yang menegaskan bahwa transformasi pendidikan tinggi menuntut
dosen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapasitas akademiknya.
Menurutnya, dosen tidak hanya bertanggung
jawab dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga memiliki peran penting
sebagai pembimbing akademik, peneliti, inovator, serta penggerak dalam proses
pelayanan sebagai bagian dari promosi sehingga mampu menghasilkan lulusan
unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Dosen bukan hanya mengajar di ruang
kelas, tetapi juga menjadi pembimbing, peneliti, inovator, sekaligus penggerak
perubahan. Oleh karena itu, profesionalisme dan produktivitas dosen harus terus
ditingkatkan agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul serta memberikan
kontribusi nyata bagi masyarakat," tutur Prof. Zulpahmi.
Materi pertama disampaikan oleh Ummu Salma
Al-Azizah selaku Wakil Dekan I FEB Uhamka yang membahas penguatan peran dosen
dalam pembimbingan akademik. Ia menjelaskan bahwa pembimbingan akademik
memiliki landasan yang kuat yang menekankan pentingnya pembinaan mahasiswa,
penjaminan mutu, pendampingan akademik, monitoring kemajuan studi, serta
keberhasilan penyelesaian studi mahasiswa.
Dalam paparannya, Ummu Salma Al-Azizah
menegaskan bahwa dosen memiliki empat peran strategis, yaitu sebagai Academic
Advisor, Academic Mentor, Early Warning System, dan Student Success Coach.
Pembimbingan akademik tidak hanya berfokus pada penyusunan rencana studi,
tetapi juga mencakup pemantauan perkembangan akademik mahasiswa melalui
evaluasi IPS, IPK, jumlah SKS, identifikasi berbagai kendala akademik maupun
administrasi, hingga pendampingan dalam menyelesaikan studi tepat waktu melalui
sistem SIBIMA.
"Tentu inilah pentingnya peran dosen
dalam pembimbingan magang, penyusunan proposal penelitian, skripsi, tugas
akhir, serta laporan bisnis. Selain itu, turut disampaikan strategi percepatan
penyelesaian skripsi melalui target waktu yang lebih terstruktur dan
pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam brainstorming
ide penelitian, penelusuran literatur, penyusunan outline, coding, hingga
analisis literatur dengan tetap menjunjung tinggi integritas akademik,"
ujar Ummu.
Sementara itu, materi kedua disampaikan
oleh Sumardi selaku Wakil Dekan II FEB Uhamka yang menyoroti pentingnya
peningkatan produktivitas dosen melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Dalam
pemaparannya, ia mendorong setiap dosen untuk memiliki *roadmap* penelitian
yang berkelanjutan, aktif mengajukan hibah penelitian, melibatkan mahasiswa
dalam kegiatan riset, serta menghasilkan publikasi pada jurnal nasional
terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.
"Inilah pentingnya memperluas
kolaborasi akademik dengan berbagai mitra nasional maupun internasional untuk
menghasilkan *joint publication*, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), buku, serta
berbagai luaran inovasi lainnya. Kemudian, peningkatan rekognisi dosen melalui
peran sebagai reviewer, editor jurnal, narasumber, maupun keynote speaker akan
semakin memperkuat reputasi akademik dosen dan institusi," ungkap Sumardi.
Workshop berlangsung interaktif melalui
sesi diskusi dan evaluasi mengenai pelaksanaan pembimbingan akademik,
pembimbingan magang, serta pembimbingan skripsi. Berbagai masukan dari dosen
menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat
sistem pendampingan mahasiswa, dan mendorong penyelesaian studi yang lebih
efektif.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini,
FEB Uhamka akan menyusun dan menyempurnakan Standard Operating Procedure (SOP)
terkait pembimbingan akademik dan keterlibatan dosen dalam riset.
Monitoring dan evaluasi secara berkala juga
akan diintensifkan untuk memastikan rencana aksi yang disepakati dalam workshop
ini dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh sivitas akademika.
Melalui workshop ini, FEB Uhamka menegaskan
komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan
sistem pembimbingan, peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah,
serta pengembangan kompetensi dosen secara berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan
dengan komitmen Uhamka dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)
poin 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas
dosen dan peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
