Serambiupdate.com - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pengalaman akademik dan profesional mahasiswa di tingkat global melalui program magang internasional di Central Luzon State University (CLSU), Filipina. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung tata kelola bisnis dan unit usaha yang dikelola oleh perguruan tinggi bertaraf internasional.
Mahasiswa FEB Uhamka yang mengikuti program
tersebut adalah Isha Billa Setiany dari Program Studi Akuntansi dan Khafka
Nafista Febrianty dari Program Studi Manajemen. Keduanya menjalani program
magang internasional di College of Business and Accountancy (CBA) CLSU pada
periode 2 Juni hingga 31 Juli 2026 melalui skemadual supervision yang
melibatkan dosen pembimbing dari kedua institusi.
Program ini difasilitasi oleh University
Business Affairs Program (UBAP) CLSU bekerja sama dengan College of Business
and Accountancy (CBA) serta International Affairs Office (IAO). Melalui program
tersebut, mahasiswa Uhamka memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan
unit usaha kampus, operasional bisnis, serta berbagai model pengembangan usaha
yang menjadi sumber pendapatan universitas.
Selama mengikuti program, mahasiswa tidak
hanya terlibat dalam kegiatan akademik seperti observasi perkuliahan dan
diskusi bersama dosen, tetapi juga menjalani proses academic and cultural
immersion yang mencakup pertemuan dengan dosen pembimbing, kunjungan budaya dan
bisnis, serta pengenalan terhadap berbagai Income Generating Projects (IGP)
yang dikelola oleh CLSU.
Salah satu agenda utama yang diikuti adalah
kegiatan benchmarking bersama delegasi dari Laguna State Polytechnic University
(LSPU). Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai praktik
terbaik CLSU dalam pengembangan usaha, sistem operasional, dan pengelolaan
keuangan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Office of the Vice President for
Business Affairs (OVPBA) melalui Dekan College of Business and Accountancy,
Prof. Edilyn V. Lansangan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat
secara langsung bagaimana institusi pendidikan tinggi mengelola unit bisnis
secara berkelanjutan guna mendukung fungsi pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai unit di bawah UBAP memaparkan
strategi pengelolaan usaha yang mencakup sektor peternakan, pertanian,
pengembangan bisnis, hingga manajemen perusahaan universitas. Mahasiswa juga
berkesempatan mengunjungi sejumlah proyek unggulan CLSU, di antaranya
Agricultural Food Training and Business Incubation (AFTBI), Poultry Project
Module, Canteen Project Module, CLSU Aqua Project, Garment Production Project
Module, serta Dungon Museo. Kunjungan tersebut memberikan wawasan nyata
mengenai penerapan manajemen bisnis, inovasi teknologi, serta pengembangan
kewirausahaan berbasis perguruan tinggi.
Program ini menjadi wujud nyata semakin
eratnya kerja sama internasional antara CLSU dan Uhamka sekaligus menunjukkan
komitmen kedua institusi dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran global yang
bermakna bagi mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa memperoleh
wawasan mengenai praktik bisnis yang inovatif, interaksi lintas budaya, serta
model usaha berkelanjutan yang mendukung pengembangan akademik maupun
profesional mereka.
Dekan FEB Uhamka, Prof. Zulpahmi, menyambut
baik pelaksanaan program ini sebagai bagian dari upaya internasionalisasi
kampus dan peningkatan kompetensi mahasiswa di tingkat global. Pengalaman
belajar lintas negara diharapkan mampu membentuk lulusan yang adaptif,
berwawasan internasional, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang relevan
dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.
"Kerja sama antara FEB Uhamka dan CLSU
juga menjadi bukti semakin kuatnya hubungan akademik antara Indonesia dan
Filipina. Ke depan, kemitraan ini diharapkan dapat terus berkembang melalui
berbagai program pertukaran mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengabdian
kepada masyarakat, serta kegiatan akademik internasional lainnya yang
memberikan manfaat bagi kedua institusi," tutur Prof. Zulphami.
Sementara itu, Khafka Nafista Febrianty
mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran baru yang
tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga pengembangan wawasan
global.
"Kami mendapatkan informasi mengenai
kegiatan ini setelah menerima undangan dari Office of Business Affairs.
Pengalaman yang kami peroleh sangat berkesan. Salah satu hal yang paling
menarik adalah kesempatan melihat berbagai fasilitas teknologi yang dimiliki
universitas. Kami juga berkesempatan mencicipi produk pangan hasil inovasi
teknologi CLSU serta mempelajari sejarah dan perjalanan perkembangan
universitas ini," ujarnya.
Dengan membuka kesempatan bagi mahasiswa
internasional dan memperkuat kemitraan global, CLSU melalui CBA dan UBAP terus
memperkokoh perannya sebagai pusat unggulan pendidikan bisnis. Sementara itu,
bagi FEB Uhamka, program ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan
mahasiswa yang mampu bersaing di tingkat internasional serta menjadi duta
akademik yang mempererat hubungan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan
Filipina.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 mengenai
Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi global, serta SDG 17
tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademis lintas
negara.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link
https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per
bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
