Serambiupdate.com - Pemerintah menargetkan revitalisasi sedikitnya 71.000 satuan pendidikan pada 2026. Target ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan saat peringatan Hari Guru, dengan penambahan revitalisasi 60.000 sekolah.
Menteri Pendidikan
Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan penambahan tersebut membuat jumlah
sekolah yang akan direvitalisasi pada 2026 meningkat signifikan. “Sehingga
tahun 2026 akan ada sekurang-kurangnya 71.000 satuan pendidikan,” ujar Mu’ti
dalam peresmian revitalisasi sekolah di SMKN 7 Medan, Sumatra Utara.
Pada 2025, pemerintah telah merevitalisasi 16.171
sekolahdengan anggaran Rp16,9 triliun. Khusus Sumatra Utara, dana sebesar
Rp852,49 miliar dialokasikan untuk 897 sekolahdari berbagai jenjang, mulai dari
PAUD hingga SMA dan SMK.
Mu’ti mengungkapkan bahwa proses revitalisasi di Sumatra
Utara belum sepenuhnya rampung. Ia menyebut sekolah yang selesai 100 persen
baru mencapai 39 persen. “Yang sudah selesai 100 persen ada 349 satuan
pendidikan,” katanya, menargetkan seluruh proyek rampung pada akhir Januari
2026 dan dapat dimanfaatkan mulai Februari.
Selain perbaikan fisik, pemerintah juga mendorong
digitalisasi pendidikan dengan mengirimkan 17.073 panel interaktif digital
(PID) ke sekolah-sekolah. “Mudah-mudahan dalam waktu singkat semuanya sudah
bisa digunakan,” ujar Mu’ti, berharap fasilitas tersebut mendukung pembelajaran
yang lebih berkualitas.
AYU
