Serambiupdate.com - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Pelantikan dan Sumpah Dokter Gelombang VI di Aula Theater A, FK Uhamka, Jumat (9/1).
Pelantikan dan Sumpah Dokter Gelombang VI FK Uhamka
merupakan momen penting sebagai pengawal bagi para mahasiswa kedokteran FK
Uhamka yang dikukuhkan menjadi Dokter dan memulai pengabdian mereka kepada
masyarakat sesuai dengan kode etik dan pedoman-pedoman kedokteran, sebagai
langkah Uhamka dalam mewujudkan SDGs 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui
pengabdian di bidang kesehatan bagi masyarakat, SDGs 4 Pendidikan Berkualitas
melalui implementasi ilmu-ilmu kedokteran yang telah dipelajari sehingga dapat
mengedukasi masyarakat, dan SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim dengan menjawab
tantangan di bidang-bidang dan permasalahan kesehatan di masyarakat.
Agenda Sumpah Dokter dihadiri oleh Prof. Gunawan Suryoputro
selaku Rektor Uhamka, dr. Wawang S Sukarya selaku Dekan dan Ketua Senat FK
Uhamka, Muhammad Rifki selaku Ikatan Dokter Indonesia Daerah Banten, Jajaran
Wakil Dekan FK Uhamka, Senat Tingkat Fakultas Kedokteran, Pimpinan Rumah Sakit
Mitra FK Uhamka, 4 Mahasiswa Kedokteran yang dikukuhkan dan para hadirin
kegiatan.
Prof. Gunawan Suryoputro menyampaikan bahwa FK Uhamka telah
mengukuhkan 49 Dokter sejak berdiri pada 2018, dan salah satu mahasiswa yang
dikukuhkan merupakan mahasiswa non-muslim yang berasal dari Nias, sebagai
bentuk nilai toleransi yang diimplementasikan di kampus Uhamka.
"Alhamdulillah, Uhamka hari ini telah mengukuhkan
dokter baru dalam kegiatan Sumpah Dokter FK Uhamka, sejak didirikan pada tahun
2018, FK Uhamka telah mengukuhkan total 49 Dokter yang sudah memulai
pengabdiannya kepada masyarakat dan beberapa rumah sakit di Indonesia. Salah
satu mahasiswa yang dikukuhkan menjadi Dokter yaitu Alzafan Efrain Notatema
Gori yang merupakan mahasiswa non-muslim yang berasal dari Nias, dan sebagai
bukti dari implementasi nilai toleransi di Uhamka," ucap Prof Gunawan.
Dilain pihak, Muhammad Rifki selaku Ketua IDI Wilayah Banten
menyampaikan tanggapan dan harapannya kepada para Dokter Baru FK Uhamka yang
baru saja dikukuhkan, dapat menunaikan pengabdian sepenuhnya, terutama dalam
mewujudkan poin SDGs 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera bagi Masyarakat Indonesia.
"Dokter-Dokter Baru FK Uhamka yang hari ini dikukuhkan
memiliki tanggung jawab bersama dengan 2500 Dokter lainnya dari seluruh
Indonesia, dalam mengembangkan pelayanan kesehatan dan program-program yang
berkaitan dengan poin SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera untuk
masyarakat di Indonesia," ucap Muhammad Rifki.
Selanjutnya, Alzafan Efrain Notatema Gori menyampaikan
kesannya selama berkuliah di FK Uhamka yang sangat menjunjung tinggi nilai
toleransi beragama dan sistem pendidikannya yang menyenangkan, serta menarik.
"Sebagai salah satu mahasiswa non-muslim di FK Uhamka,
yang dimana Uhamka merupakan kampus islam, perkuliahan disini sangat menarik
tanpa memandang perbedaan agama dan sangat menjunjung tinggi nilai toleransi
beragama, begitu juga adik saya yang sedang menempuh pendidikan disini memiliki
kesan yang sama dan perkuliahannya sangat menarik dan menjunjung nilai
toleransi beragama," pungkas Alzafan.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 50%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
