Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua ASFA Foundation: Peningkatakn Pendidikan untuk Peroleh SDM yang Lebih Baik

02 November 2023 | Kamis, November 02, 2023 WIB | Last Updated 2023-11-02T03:25:38Z


Serambiupdate.com 
- Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo, Ketua Yayasan ASFA, mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Isa, di kantornya di Riyadh.


Pertemuan ini membahas perdamaian dunia, pendidikan, dan kemanusiaan. Dibahas juga tentang  bagaimana mengadakan Konferensi Cendekiawan Muskim Dunia, yang akan dihadiri oleh tokoh agama dan etnis dari seluruh dunia. Safaruddin menghargai fungsi rabithah atau guru dalam mewujudkan perdamaian dunia dan kerja sama budaya. 


Safaruddin mengapresasikan peran rabithah atau guru dalam mewujudkan perdamaian dunia dan kerja sama budaya.


“Selain itu, peningkatan pendidikan juga membantu umat Islam, khususnya di Indonesia, memperoleh sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik,” kata Syafruddin.


Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, menurut Syaikh Al-Isa, adalah contoh negara yang berhasil mengelola keragaman. Indonesia juga dapat mengharmoniskan kehidupan masyarakatnya. Dengan pertemuan ini, akan ada manfaat untuk pendidikan dan perdamaian global.


Sebelum bergabung dengan Liga Muslim Dunia, Syafruddin sempat melihat wisuda di Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir. Al-Azhar memiliki motivasi untuk mendirikan ASFA Foundation untuk mengembangkan dan mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, yang menegakkan prinsip Islam dan berkontribusi pada perdamaian global.


Syafruddin mengucapkan terima kasih kepada Al-Azhar sebagai lembaga atas bantuan dan peranannya yang telah diberikan kepada bangsa Indonesia selama ini.


“Para alumni Al-Azhar telah berpartisipasi secara aktif dalam memajukan Indonesia di berbagai bidang,” ujarnya.


Syafiruddin menyatakan bahwa selama lebih dari sepuluh tahun, Al-Azhar secara aktif mengajarkan pandangan wasatiyah Islam kepada generasi berikutnya, sehingga risalah Al-Azhar tersebar di seluruh dunia.


"Pandangan wasatiyah Islam Al-Azhar berfungsi sebagai model dan rujukan dalam mewujudkan perdamaian dunia," jelasnya.


Selain itu, Syafruddin menyatakan bahwa Mesir adalah pusat peradaban yang menerangi dunia. Keberadaan Al-Azhar di Mesir merupakan tonggak penting dalam menyampaikan keIslaman yang ramah ke seluruh dunia, dari timur hingga barat.


“Al-Azhar memiliki kemampuan untuk menghasilkan ulama dan pemimpin Islam di seluruh dunia, dan bahwa tokoh-tokoh ini telah muncul di berbagai tingkatan,” tutup Syafruddin

Rissa Yuliana/adp


=