Notification

×

Iklan

Iklan

FKIP Unila Menggali Potensi AI untuk Atasi Tantangan Global

24 Oktober 2023 | Selasa, Oktober 24, 2023 WIB | Last Updated 2023-10-24T04:21:14Z

 


Serambiupdate.com
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sedang mengadakan konferensi internasional ke-5 tentang pendidikan yang progresif (The 5th Internasional Conference on Progressive Education ‘ICOPE’).

 

Pada acara ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Suripto Dwi Yuwono di Hotel Radisson, Bandar Lampung.

 

ICOPE 2023 mengangkat tema Emerging AI for Education and Sustainable Human Development dengan menghadirkan lima keynote speakers yang berasal dari Monash University-Australia, University Teknologi Malaysia-Malaysia, Guimaras State University-Philippines, dan Unila.

 

Konferensi Internasional ini adalah kegiatan yang setiap tahunnya diadakan oleh FKIP untuk membahas tentang topik yang terkait dengan tema ICOPE 2023 dan berkaitan dengan dunia pendidikan.

 

Suripto Dwi Yuwono menyatakan bahwa konferensi ini menunjukkan pemikiran terkini, solutif, dan inovatif untuk mengatasi tantangan global yang semakin kompleks di bidang pendidikan dan pembangunan manusia dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

 

“AI memiliki potensi untuk membantu menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih personal, efisien, dan inklusif dengan memanfaatkannya yang lebih bijak. AI akan membantu manusia untuk berinovasi dan memperkuat Pembangunan manusia yang berkelanjutan di seluruh dunia, khususnya di Indonesia,” kata  Supripto.

Jika, teknologi AI memiliki potensi yang besar untuk menciptakan perubahan positif. Namun, kita harus tetap berhati-hati saat menghadapi berbagai tantangan dan pertimbangan etis yang akan timbul.

 

Pada tema yang diangkat, para akademis , peneliti, pakar, praktisi dan mahasiswa dapat saling berbagi pandangan, pengalaman, dan hasil penelitiannya, serta gagasan dan terobosan baru dalam pendidikan dan pembelajaran dalam rangka yang memadukan antara kompetensi kepribadian, pengetahuan, dan keterampilan sebagai literasi manusia untuk menghadapi era Society 5.0.

 

Pada kegiatan ini lebih dari 100 orang yang datang ke konferensi dari Aceh sampai Papua, serta dari Hungaria, Australia, Malaysia, dan Filipina.

 

Anisa Rahmani Fatihah/adp

=