Notification

×

Iklan

Iklan

Arah Jalan Pendidikan Anak Usia Dini Dibicarakan dalam The 6th SEAMEO CECCEP Governing Board Meeting

12 Oktober 2023 | Kamis, Oktober 12, 2023 WIB | Last Updated 2023-10-12T04:30:36Z

 


Serambiupdate.com
SEAMEO Center for Early Childhood Care and Education (CECCEP) mengadakan pertemuan Dewan Pembina (Governing Board Meeting) ke-6 dan Annual Early Childhood Education and Parenting Regional Forum on Holistic Integrated ECCE and A Follow Up Plan for ASEAN Declaration on ECCE di Bali, pada tanggal 10 – 11 Oktober 2023.

 

Direktur SEAMEO CECCEP, Vina Andriany menyatakan pada saat sambutan pembukaan di Pertemuan Dewan Pembina ke-6 ini menjadi kesempatan bagi SEAMEO CECCEP untuk memberikan laporan menyeluruh mengenai program-program yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir

 

"Pertemuan Dewan Pembina ke-6 ini menjadi kesempatan bagi SEAMEO CECCEP untuk memberikan laporan menyeluruh tentang program-program yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir,” ungkap Vina.

 

Dalam pernyataannya, Vina menyatakan bahwa pertemuan tersebut berfokus pada berbagai proyek dan ide baru yang berkaitan dengan layanan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, Vina mengatakan bahwa kolaborasi SEAMEO CECCEP dengan mitra seperti universitas, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk pelaksanaan program.

 

"Praktik baik yang dihasilkan dari kerja sama dapat menjadi dasar yang kokoh untuk pengembangan dan implementasi lebih lanjut di masa depan. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi upaya perluasan dan peningkatan inisiatif PAUD di wilayah tersebut," katanya.

 

Dewan Pembina adalah pengambilan keputusan utama yang mengarahkan upaya SEAMEO CECCEP dalam hal penelitian, pengembangan kapasitas, advokasi, dan kolaborasi terkait pendidikan anak usia dini dan parenting.

 

Sejumlah anggota Dewan Pembina SEAMEO CECCEP, termasuk Komalasari dari Indonesia, Park Kosal dari Kamboja, Shiphaphone Manivanh dari Laos, Alma Ruby C. Torio dari Filipina, dan Wongdusn Suwansiri dari Thailand, menghadiri pertemuan tersebut. Selain itu, perwakilan dari Malaysia, Oman, dan Sekretariat SEAMEO, Kamaleswaran Jayarajah, hadir.

 

Di lain pihak, Kamaleswaran Jayarajah, Perwakilan Sekretariat SEAMEO, mengapresiasi semangat pertemuan kali ini. Bekerja sama dengan Sekretariat ASEAN, SEAMEO berhasil menyelenggarakan Southeast Asia Policy Dialogue on Early Childhood Care and Education pada bulan Juli lalu. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan pendidikan anak usia dini di kawasan Asia Tenggara.

 

"Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kerja sama yang solid, tetapi juga menciptakan landasan kokoh untuk inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang,"tutur Kamaleswaran.

 

Komalasari, anggota Dewan Pembina dari Indonesia dan perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi para anggota Dewan Pembina SEAMEO CECCEP dari seluruh wilayah untuk bekerja sama dan menyumbangkan pemikiran dan energi untuk memajukan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

 

“Bahwa peristiwa ini merupakan langkah besar untuk memperkuat keharmonisan Sekretariat SEAMEO dan Sekretariat ASEAN. Selain itu, ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia untuk mempromosikan layanan dan pendidikan anak usia dini,” ujar Komalasari.

 

Selain itu, Komalasari berterima kasih kepada dewan pembina atas dukungan mereka terhadap acara Southeast Asian Policy Dialogue on Early Childhood Care and Education yang diadakan di Jakarta. Acara ini menghasilkan deklarasi pemimpin Asia Tenggara tentang layanan dan pendidikan anak usia dini.

 

 

Sehubung dengan itu, Vina berharap bahwa pertemuan ini dapat menghasilkan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan layanan dan pendidikan anak usia dini di Asia Tenggara.

 

"Tujuan utama kami adalah pencapaian layanan dan pendidikan anak usia dini yang universal. Kami berkomitmen untuk mewujudkan tujuan ini bersama-sama, karena tugas ini menuntut tindakan kolektif dan dedikasi," harap Vina.

 

Pertemuan ini berakhir dengan keinginan untuk memiliki dampak pendidikan yang positif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

 

Rissa Yuliana/adp

=