Notification

×

Iklan

Iklan

Asosiasi Dosen Indonesia Mendukung Penuh Gerakan Nasional Food Loss and Waste (FLW)

26 September 2023 | Selasa, September 26, 2023 WIB | Last Updated 2023-09-26T03:58:21Z

 


Serambiupdate.com
- Asosiasi Dosen Indonesia mendukung Gerakan Nasional Food Loss and Waste (FLW) di Indonesia. Hal ini disampaikan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peta Jalan Gerakan Nasional Reduksi Kehilangan dan Pemborosan Makanan Pangan oleh Ketua Umum DPP Asosiasi Dosen Indonesia Prof Mohammed Ali Berawi di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (25/9).

 

Kegiatan FGD ini diselenggarakan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan bekerjasama dengan Asosiasi Dosen Indonesia dan NGO Food Loss Indonesia. Dukungan ini didasarkan pada hasil riset Bappenas yang menyatakan bahwa Indonesia kehilangan 23-48 juta ton makanan terbuang per tahun. Hal ini menjadikan terjadi kerugian ekonomis sekitar 213 – 551 triliun per tahun atau sekitar 4-5% PDB Indonesia

 

Prof Mohammed Ali Berawi selaku Ketua Umum DPP Asosiasi Dosen Indonesia mengatakan salah satu rekomendasi yang ditawarkan oleh Asosiasi Dosen Indonesia untuk mengurangi Food Loss and Waste (FLW) ialah dengan menggunakan teknologi digital. Setidaknya terdapat empat hal yang dapat dilakukan terkait penggunaan digital dalam mengurangi FLW.

 

“Hal yang pertama, data integrator sinergis antar kementerian dan Lembaga. Kedua, sistem penanaman, pengelolaan, dan pemantauan digital. Ketiga, pemanfaatan analitik data lanjutan. Keempat, optimalisasi rantai pasokan. Selain itu, Asosiasi Dosen Indonesia merekomendasikan pula peningkatan infrastruktur dan investasi untuk mendukung manajemen FLW. Kemudian hal terpenting ialah perubahan budaya Masyarakat,” tutur Ali Berawi.

 

Ali Berawi menegaskan bahwa, aksi nyata  Asosiasi Dosen Indonesia sebagai suatu organisasi profesi yang menaungi profesi dosen sejak tahun 1998 dalam mendukung Gerakan Nasional FLW ialah dengan menjadi bagian dalam tim perumus Peta Jalan Gerakan Nasional Reduksi Kehilangan dan Pemborosan Makanan.

 

“Harapannya peta jalan ini mampu menjadi pedoman dalam koordinasi, sinergi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam Gerakan nasional untuk mengurangi FLW di Indonesia,” ujar Ali.

=