Notification

×

Iklan

Iklan

Bangsa yang patah menggugur sejarah

26 Juni 2023 | Senin, Juni 26, 2023 WIB | Last Updated 2023-06-26T06:40:14Z


Serambiupdate.com 

Arunika pagi itu seperti genta di telinga

Tanpa sopannya membangunkan luka yang tak ada obatnya

Burung membawa berita

Bahwa sejarah kita takkan lagi amerta

 

Bentala mana lagi yang kalis

Mampu mengenang sejarah dengan manis

Karna di sini, syairku tersentak air mata

Mengingat dia yang akan ditenggelamkan bena

 

Bukankah isi negeri adalah mereka yang bestari?

Tapi mengapa tuan yang dipaksa mengerti?

Padahal tuan yang bertahan dengan berani

Apakah karna cerpelai telah penuh mengisi jenggala

 

Walaupun tempat itu bagai neraka bagi puan

Bukankah dia yang membangkitkan arti memanusiakan

Harusnya mereka takzim

Karna kabilah tak pernah menuntut paham

 

Kumohon, tolong jenggala pada negeriku

Walau terluka, dia yang membuatku mengingat Yang Esa

Jangan kau redupkan ceritanya

Walaupun kelam, bukankah ia sebaik-baiknya wiyata

 

Tak perlu membelak

untuk melihat sifatmu yang candramawa

Biarkan aku menyaksikan dia tetap ada

Dengan puspas dan swastamita di ufuknya

 

Pidie, 25, Juni 2023

Aufa Alaydrus

=