Notification

×

Iklan

Iklan

Cara mendidik anak di usia dini

30 September 2021 | Kamis, September 30, 2021 WIB | Last Updated 2021-09-30T11:45:14Z



Karya Rabelyta Rifnatunnisa Rachman

Mahasiswa S1 Bahasa Inggris FKIP Uhamka

Pentingnya pendidikan usia dini memang tidak dapat menghasilkan kesuksesan secara instan. Orangtua baru akan melihat hasilnya saat anak beranjak dewasa atau setidaknya mengenyam pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

Anak yang mendapatkan pendidikan terbaik sejak usia 0-6 tahun memiliki harapan lebih besar untuk meraih keberhasilan di masa mendatang. Sebaliknya, anak yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai harus berjuang lebih berat untuk mengembangkan hidupnya.

Meski ada anak yang menonjol dari sisi akademis di usia dini, institusi PAUD sebaiknya tidak menggeneralisir anak dari pencapaian akademisnya. Pasalnya, sifat alamiah anak di usia ini memang masih lebih suka bermain.

Sebaliknya, PAUD lebih menekankan pada kemajuan anak dalam aspek sosio-emosionalnya. Misalnya, guru PAUD mengajarkan anak untuk menghargai temannya yang berbeda agama, mau berbagi makanan pada temannya yang tidak membawa bekal, atau membantu temannya yang sedang dalam kesusahan apa pun.

Guru juga dapat melatih disiplin anak lewat hal-hal yang kecil, misalnya merapikan sepatu sebelum masuk kelas, membereskan kursi setelah selesai belajar, dan lain. Sesekali, guru juga bisa memberi proyek sesuai potensi anak untuk melatih kemampuan problem solving mereka.


=