Notification

×

Iklan

Iklan

Menteri PPPA Apreasiasi Pelaksanaan Vaksinasi di Sekolah

05 Agustus 2021 | Kamis, Agustus 05, 2021 WIB | Last Updated 2021-08-05T06:05:31Z


Serambiupdate.com
Bintang Puspayoga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memantau pelaksanaan vaksinasi di SMP Islam Al Azhar 31 Summarecon Bekasi dan SMP Negeri 5 Kota Bekasi. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sylviana Murni serta Wali kota Bekasi, Rahmat Effendi.

 


Saat kunjungan, Bintang menyampaikan pelaksanaan vaksinasi anak usia 12 sampai dengan 17 sebagai langkah awal agar anak bisa kembali bersekolah tatap muka.

 


“Pemerintah saat ini sedang mengejar program vaksinasi yang dilakukan di lingkungan sekolah agar target cepat tercapai," kata Bintang, Kamis (5/8).

 


Bintang juga turut mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. Sebab langkah tersebut kata dia adalah cara untuk terhindar dari kerumunan saat vaksinasi dan tidak bercampur dengan orang dewasa.


 

Ia menyampaikan “Pelaksanaan vaksinasi di sekolah akan menjauhkan anak anak dari kerumunan, kemudian anak anak pasti mengikuti aturan sekolah yang ada."

 


Selain itu, kata dia, alur vaksinasi diatur dengan baik sehingga anak-anak tetap mendapatkan vaksin dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Dia juga berharap guru-guru diharapkan memberikan pemahaman kepada para murid bahwa vaksinasi itu aman dan penting untuk keselamatan semua.

 


"Edukasi dan pendampingan terhadap anak-anak yang divaksin perlu dilakukan, karena dengan itu mereka juga dapat menjadi pahlawan pemberantasan Covid-19,”ungkapnya.

 


Dia juga tidak lupa untuk terus terus mengingatkan pada semua pihak agar tetap melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan yang harus dilaksanakan secara disiplin. Tidak hanya itu kata dia, anak juga harus menerapkan protokol kesehatan 6 (enam) M.

 


Keenam M itu adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas dan menghindari makan bersama.  (TS)

=