Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Solo Beri Jaminan Pendidikan Bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

29 Juli 2021 | Kamis, Juli 29, 2021 WIB | Last Updated 2021-07-29T12:10:15Z

Serambiupdate.com Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berjanji akan menanggung biaya pendidikan anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat paparan virus corona. Saat ini, dinas terkait sedang mendata keberadaan anak-anak tersebut.


 

“Bantuan baru disiapin, nanti saya serahkan. Yang penting pendidikannya kita bantu. Yang penting kan pendidikan,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Kamis (29/7).


 

Pernyataan putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sekaligus menanggapi peristiwa yang menimpa 3 bocah di Kelurahan Pajang, Early Oryza Nesta Sarjono (16), Efelyn Dora Lifinia (14l) dan Rio Andreas Stenny (12). Ketiga bocah itu kehilangan ayahnya Petrus Sardjono yang meninggal akibat terpapar Covid-19.


 

Sebelum Petrus meninggal, istrinya Theresia Maya Mulyaningsih telah lebih dulu meninggal dunia tahun 2020 karena komplikasi. Ketiga bocah yang masih bersekolah itu saat ini ikut salah satu kerabatnya atau adik dari ayahnya di Solo.


 

Tak hanya tiga bersaudara itu, Gibran juga berjanji akan mencari anak-anak lain yang orang tuanya juga meninggal akibat Covid-19.


 

“Kita cari yang ditinggal orang tuanya lah, kasihan. Kita sortir dulu anak-anak yang terdampak, yang orang tuanya meninggal karena Covid,” katanya.


 

Gibran belum mengetahui berapa jumlah anak-anak di Solo yang oran tuanya meninggal karena Covid-19. Namun setahu dia ada beberapa orang. Apalagi kasus kematian akibat Covid di Solo juga cukup tinggi.


 

“Nanti kita pastikan datanya, ini baru disortir. Kematian di Solo kan cukup tinggi. Pokoknya yang jelas adik-adik yang masih di bawah umur, nanti kita bantu. Yang tiga anak itu saya prioritaskan dulu,” katanya.

 


Gibran menambahkan, ketiga anak di Pajang saat ini dalam kondisi baik. Usai menjalani isolasi mandiri, mereka saat dibawa pulang oleh salah satu kerabat dekat keluarganya.

=