Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Banjarmasin dan BPMP Lakukan Kolaborasi guna Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 03 November 2022 | Kamis, November 03, 2022 WIB | Last Updated 2022-11-03T04:31:34Z

 


Serambiupdate.com 
- Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) provinsi setempat guna meningkatkan mutu pendidikan.

 

Dalam hal ini, kerjasama tersebut dituangkan dalam penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Ibnu Sina selaku Wali Kota Banjarmasin dan Yuli Haryanto selaku Kepala BPMP Kalsel di Balaikota.

 

Dengan demikian, penandatanganan kerjasama tersebut disaksikan oleh Nuryadi selaku Kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dan satuan guru penggerak se-Kota Banjarmasin.

 

Ibnu Sina mengatakan bahwa terjalinnya kerjasama tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin.

 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa melalui 41 sekolah penggerak yang ada di kota ini diharapkan dapat menghadirkan generasi-generasi pendidikan yang berkualitas.

 

"Kita berharap banyak melalui adanya sekolah penggerak ini, baik dari guru-gurunya maupun anak didiknya agar dapat menjadi modal dasar kita untuk menyukseskan kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin," ujarnya.

 

Ia juga mengatakan bahwa kerjasama dengan BPMP Kalsel tersebut dilakukan dengan melalui pendampingan, pelatihan, serta pos kinerja.

 

"Semoga Banjarmasin bisa menjadi parameter kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan," harapnya.

 

Sementara itu, Yuli Haryanto mengatakan bahwa dengan adanya kerjasama tersebut dapat menghadirkan program-program sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banjarmasin.

 

"Peningkatan penjaminan mutu pendidikan termasuk program MerdekaBelajar," tuturnya.

 

Oleh karena itu, jika dilihat dari hasil asesmen nasional, kolaborasi ini akan menghadirkan regulasi kegiatan yang mendukung mutu pendidikan di Kota Banjarmasin.

 

"Upaya-upaya yang kita lakukan yakni melalui asesmen kompetensi minimum, survei karakter, survei lingkungan belajar juga sesuai SPM yang memuat 9 indikator terkait literasi, numerasi, survei karakter dan angka partisipasi sekolah," ucapnya.


ADP/SAN

×
Berita Terbaru Update