Notification

×

Iklan

Iklan

Webinar Festival Literasi Uhamka Jilid 6 Oleh Hima PBSI Sebagai Upaya Melestarikan Budaya Literasi

Rabu, 26 Oktober 2022 | Rabu, Oktober 26, 2022 WIB | Last Updated 2022-10-26T05:36:47Z

 


Serambiupdate.com
- Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menjalankan sebuah program kerja yang bernama Festival Literasi Uhamka Jilid 6 (FLU) dengan tema “Fenomena Literasi Pada Sastra Digital”  Program kerja ini merupakan program kerja besar di bawah naungan FKIP Uhamka. Acara ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya literasi bagi para remaja, dilaksanakan secara virtual melalui 
zoom meeting yang dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, Sabtu (21/5).

Pada kegiatan FLU Jilid 6 merupakan kegiatan yang rutin yang dilaksanakan setiap pergantian periode baru, di dalamnya terdapat kegiatan Webinar Nasional dan Call For Paper. Kegiatan ini turut mengundang dua pembicara, pembicara pertama Amul Hikmah dan pembicara kedua Asma Nadia selaku penulis Best Seller Penggiat Media Sosial. 


“Saya sangat senang dengan antusias mahasiswa terhadap kegiatan ini, kegiatan webinar Nasional dan Call For Paper adalah upaya untuk meningkatkan budaya literasi di tingkat kuliah dan sekolah dan” ujar Reznu Altifan Ramadhan selaku ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 


Acara tersebut disambut antusias oleh Mahasiswa FKIP Uhamka dan Mahasiswa dari berbagai Universitas yang juga ikut meramaikan acara FLU jilid 6 . Ditambah dengan hadirnya Asma Nadia yang sudah sangat populer dikalangan anak muda terutama bagi yang gemar membaca novel, karya-karyanya juga sangat digemari oleh semua kalangan.


“Kegiatan Webinar Nasional dan Call For Paper sangat bermanfaat bagi Mahasiswa untuk lebih melestarikan budaya literasi dan memotivasi dalam berkarya melalui sebuah tulisan,” ujar Rara Amiati, peserta Webinar Nasional


Tidak hanya Webinar Nasional yang disambut dengan antusias, Call For Paper juga disambut dengan sangat baik oleh Mahasiswa dengan jumlah kurang lebih 50 peserta yang mengikuti Call For Paper


(Firda Parhana)


×
Berita Terbaru Update