Notification

×

Iklan

Iklan

Pendidikan Bencana Alam Perlu di Ajarkan Sejak Dini

Kamis, 13 Oktober 2022 | Kamis, Oktober 13, 2022 WIB | Last Updated 2022-10-13T11:15:29Z


Serambiupdate.com Prof  Sagaf S Pettalongi selaku pakar manajemen pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mengatakan, pemahaman kebencanaan harus diajarkan sejak dini kepada siswa di semua tingkatan pendidikan sekolah.

 

"Materi pembelajaran mengenai pengetahuan bencana, penanggulangan dan pengurangan risiko bencana ini sangat penting untuk diajarkan sejak dini kepada siswa," kata Sagaf terkait implementasi pengurangan risiko bencana di Palu, Sulawesi Tengah. Rabu, (10/22)

 

Menurut Rektor UIN Datokarama ini, tidak hanya sekedar mengenalkan potensi dan jenis bencana kepada peserta didik, melainkan juga diikutkan belajar cara penyelamatan diri berupa evakuasi mandiri atau evakuasi komunal dan kesiapsiagaan.

 

Dirinya mengatakan dalam upaya  mitigasi non fisik pemahaman kebencanaan di satuan pendidikan sekolah dapat dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal di daerah.

 

Penguatan sumber daya manusia tentang pemahaman kebencanaan sejak dini, ujar dia, merupakan suatu upaya untuk pengurangan risiko dan dampak bencana, sekaligus upaya kemanusiaan untuk penyelamatan nyawa manusia.

 

"Di sinilah guru atau tenaga pengajar dituntut untuk berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran di kelas sekolah," ujarnya.

 

Dirinya mengungkapkan, perlunya kebijakan pemerintah untuk mengarusutamakan pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan nasional,  tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah belum ada mata pelajaran khusus mengenai kebencanaan di sekolah.

 

"Hal ini sangat penting mengingat rentannya negara kita terhadap bencana alam, termasuk di wilayah Provinsi Sulteng," ujar Sagaf. Ia menambahkan, mitigasi non-fisik tersebut, perlu diikutkan dengan mitigasi fisik di antaranya melakukan memetakan wilayah rawan bencana dan memasang rambu-rambu atau tanda.

 

"Penetapan wilayah zona merah, jalur evakuasi, titik kumpul sementara dan titik kumpul akhir," ucapnya.

DYL_RPH

×
Berita Terbaru Update