Notification

×

Iklan

Iklan

Uhamka Laksanakan FGD Kolaborasi Produk Digitalisasi Buku Kampus

Rabu, 03 Agustus 2022 | Rabu, Agustus 03, 2022 WIB | Last Updated 2022-08-03T10:04:57Z


Serambiupdate.com
- Universitas Muhammadiyah Prof HAMKA (Uhamka) sebagai kampus unggul terus mengembangkan sarana prasarana agar meningkatkan mutu mahasiswa dan tenaga pendidikannya. Maka dari itu Uhamka menyelenggarakan agenda Focus Discussion Group (FGD) Kolaborasi Produk Digitalisasi Buku Kampus yang dilaksanakan secara langsung di Ruang Sidang A Lantai 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, Rabu (3/8).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Emaridial Ulza selaku Sekretaris Uhamka, Tri Wintolo Apoko selaku Ketua Lembaga Pengembangan dan Pengajaran (LP3) Uhamka, Benny Hendriana selaku Sekretaris LP3 Uhamka, Endy Sjaiful Alim selaku Kepala Badan Pengembangan Teknologi dan Informasi (BPTI) Uhamka, Muhammad Ashar selaku pemateri dari Universitas Negeri Malang, Fajar Ananda Saputra selaku CEO Idbookstore dan segenap Stakeholder Uhamka.

 

Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka mengungkapkan bahwa sistem informasi merupakan satu dari sekian aspek penting yang harus dikembangkan dari sebuah universitas. Saat ini sarana dan prasarana yang baik harus diimbangi dengan Teknologi Informasi yang maju.

 

“Uhamka terus meningkatkan kolaborasi yang dapat memberikan nilai kebermanfaatan bagi setiap Stakeholder, diantaranya dengan melakukan peningkatan sistem informasi yang berbasis teknologi informasi yang unggul dalam berbagai bidang,” ujar Prof Gunawan.

 

Di lain hal, Benny Hendriana mengungkapkan bahwa dalam pengembangan bahan ajar, namun ada yang harus dipertimbangkan dari segi konteks, kualitas modul, dan input-output dari suatu digitalisasi buku pembelajaran.

 

“Memang apabila kita tarik ulur dari aspek pengembangan bahan ajar. Dibutuhkan buku digitalisasi yang mendukung proses pembelajaran. Di lain sisi kita juga harus mempertimbangkan dari aspek konteks, kualitas modul, dan input-output dari suatu digitalisasi buku pembelajaran,” ujar Benny.


×
Berita Terbaru Update