Notification

×

Iklan

Iklan

Benarkah Kenaikan Pangan itu Jadi Rutinitas Tahunan di Indonesia?

Minggu, 17 Juli 2022 | Minggu, Juli 17, 2022 WIB | Last Updated 2022-07-17T02:33:00Z

  


Oleh : Hosiyah

Mahasiswa FEB Uhamka

Tahun 2022 ini, sudah banyak pemberitaan terkait dengan kenaikan harga pangan di Indonesia, seperti minyak goreng, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, dan jagung. Pemberitaan terkait harga di pasar global ini tampaknya akan terus marak, dan melambung tinggi sampai mengakibatkan inflasi global. Khususnya menjelang perayaan hari raya idul adha.

Belum lagi, masalah klasik yang selalu menjadi bahan perdebatan dikalangan para pemangku kebijakan. Seperti kerentanan ketersediaan pangan akibat perubahan iklim, urbanisasi, demografi, hinggal hal yang terkait masalah kesehatan, kompleksitas permasalahan pangan ini perlu menjadi perhatiaan seluruh pihak agar pemenuhan kebutuhan pangan dapat terealisasi sehingga terhindar dari krisis pangan.

Sejatinya, kenaikan harga pangan telah menjadi rutinitas tahunan yang terus berulang dengan komoditas yang hampir sama, setiap tahun masyarakat harus mengalami kenaikan harga yang terus menggerus daya beli mereka yang belum tentu diimbangi dengan kenaikan pendapatan. Oleh karena itu pemerintah harus berusaha keras supaya kenaikan harga pangan ini tidak berulang dan menjadi rutinitas tahunan.

Kita semua berharap badan pangan nasional mampu membangun sistem tata kelola pangan nasional yang moncer dan terintegrasi dengan baik. Dengan begitu pilar-pilar ketahanan pangan dapat terealisasi, dari ketersediaan, akses, penggunaan, hingga stabilitas pangan. Dalam jangka panjang atau menengah, kenaikan harga pangan merupakan puncak gunung es dari akumulasi permasalahan tata kelola lapangan dalam negeri permasalahan pangan bukan hanya bermuara di sektor hilir. melainkan sudah mulai muncul sejak di sektor hulu. Oleh karena itu solusi yang dibuat pemerintah harus komprehensif mulai dari sektor hulu sampai sektor hilir sehingga gejolak harga pangan ini tidak terulang di masa mendatang.

×
Berita Terbaru Update