Notification

×

Iklan

Iklan

Undip Kukuhkan 8 Guru Besar, Rektor Beri Amanat Ciptakan Karya Ilmiah dan Jaga Integritas

Senin, 20 Juni 2022 | Senin, Juni 20, 2022 WIB | Last Updated 2022-06-20T07:15:16Z

Serambiupdate.com
- Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengadakan Sidang Terbuka Senat Akademik untuk kukuhkan delapan Guru Besar.  Kali ini pengukuhan Guru Besar dibawah arahan Rektor Undip dilakukan dalam tiga tahap selama tiga hari, mulai 14 sampai dengan 16 Juni 2022.

Yos Johan Utama selaku Rektor Undip mengucapkan selamat kepada delapan guru besar Undip yang dikukuhkan. 

“Atas nama seluruh civitas akademika Undip, saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru besar yang baru dikukuhkan beserta keluarga yang sudah sukses meraih jabatan akademik tertinggi guru besar di bidang ilmu masing-masing.” ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa keberhasilan ini tentu bukan hasil dari usahanya dan banyak pemangku kepentingan bekerja sama untuk mencapainya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran keluarga serta peran prodi, fakultas, senat akademik, dewan guru besar, Tim Penilai Angka Kredit, dan para pembimbing yang berperan penting dalam menentukan pencapaian jabatan guru besar ini.” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa mahkota sejati seorang guru besar ialah kemampuan guna konsisten dalam mencetak karya bagi kepentingan umat manusia dan alam semesta.  Selain itu, bidang yang digeluti sangat relevan dan berguna bagi umat manusia dan alam semesta.

“Menjadi seorang guru besar bukan hanya dituntut capaian keilmuan, tetapi juga ada kematangan jiwa dan integritas baik sebagai pendidik maupun manusia. Dengan gelar akademik tertinggi sudah seharusnya memiliki dan memupuk pula jiwa kepedulian bagi umat manusia dan alam semesta, serta berani agar mendukung kebenaran berdasarkan kejujuran dan integritas.” ujarnya.

Selain itu, Yos berharap para guru besar yang dikukuhkan untuk terus menghasilkan karya-karya ilmiah dan dapat menjaga integritas. 

“Saya berharap ke depan para guru besar terus menciptakan karya ilmiah yang bermutu dan terbarukan serta dapat menjaga integritas baik sebagai manusia maupun pengajar,” pungkasnya.

(ADP)

×
Berita Terbaru Update